Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

Prodi Pendidikan Informatika Unisvet Semarang Gelar Lokakarya Siapkan Lulusan Siap Kerja

Program Studi Pendidikan Informatika Universitas Ivet adakan Lokakarya Penyusunan Program terkait dengan kebutuhan kompetensi lulusan.

Editor: abduh imanulhaq
UNIVERSITAS IVET
Narasumber dari MGMP TKJ Kota Semarang Joestiharto memberikan materi dalam lokakarya penyusunan program terkait kurikulum kompetensi lulusan di aula Gedung Rektorat Universitas Ivet 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Studi Pendidikan Informatika Universitas Ivet mengadakan Lokakarya Penyusunan Program terkait kebutuhan kompetensi lulusan secara daring melalui Zoom dan luring di aula Gedung Rektorat, Jumat (20/8/21).

Kegiatan yang mengundang narasumber dari MGMP TKJ Kota Semarang Joestiharto dan Manager Network Operation Support Jateng & DIY Telkomsel Afif Zunaidi membahas kompetensi dan kualifikasi lulusan pendidikan informatika sesuai kebutuhan industri dunia kerja (IDUKA).

Menurut Ketua Program Studi Pendidikan Informatika R Irlanto Sudomo, kegiatan ini diadakan atas hibah yang diterima dari Kemdikbud Ristek program Kompetisi Kampus Merdeka tahun anggaran 2021.

"Di Universitas Ivet ada dua Program Studi yang mendapatkan hiba, salah satunya program studi kami. Ini merupakan suatu kebanggaan karena dengan adanya hibah ini tentu akan memperkuat mutu dari pendidikan yang ada di Program Studi Pendidikan Informatika. Selain itu tentu kurikulum yang kita rancang nantinya akan lebih sempurna lagi terkait dengan adanya kebijakan Merdeka Belajar," ujarnya.

Ketua Prodi Pendidikan Informatika tersebut menyampaikan kurikulum akan selalu berubah mengikuti perkembangan zaman yang begitu cepat dan kebutuhan industri dunia kerja.

"Untuk itu kita perlu adanya semacam sharing diskusi bersama dengan beberapa ahli dari dunia industri untuk bisa merumuskan kurikulum yang tentu mengikuti alur dari kebutuhan dunia kerja tersebut. Sehingga kita bisa membangun suatu program yang nanti tercipta link and match antara kurikulum pendidikan Informatika dengan dunia industri," jelasnya.

Dengan seperti itu tentu akan mengurangi angka pengangguran yang ada di indoneaia

Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono menyampaikan kurikulum Merdeka Belajar sudah sesuai dengan kebutuhan dari industri dunia kerja.

"Menyiapkan para lulusan yang siap bekerja tentu harus benar-benar disiapkan secara matang. Kurikulum yang diciptakan nanti harus berkompetensi dengan kebutuhan dunia kerja. Sehingga para lulusan nanti tidak perlu khawatir mencari pekerjaan. Apalagi lulusan Universitas Ivet ini juga dibekali sertifikat keahlian yang dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Ivet," ujarnya.

Kegiatan yang diadakan selama 3 hari mulai Rabu-Jumat ini dihadiri langsung Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono.

Didampingi Wakil Rektor 2 Suyanto MT dan menerapkan protokol kesehatan selama acara berlangsung.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved