Breaking News:

Berita Kendal

Ketua DPRD Kendal: Tak Bisa Perang Lawan Covid-19 Sendirian

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengatakan, pandemi Covid-19 tidak bisa diperangi sendirian.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengatakan, pandemi Covid-19 tidak bisa diperangi sendirian. 

Karena itu, ia tak henti-hentinya mengajak semua lapisan masyarakat agar menangani Covid-19 bersama-sama.

Kata Makmun, pemerintah juga harus aktif mengajak masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi belum berakhir. 

Seperti mengedukasi masyarakat dalam menjadikan budaya baru memakai masker. 

"Kebersamaan dalam rangka bersama-sama keluar dari pendemi Covid-19 ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus bersama-sama dengan masyarakat," terangnya, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: BERITA LENGKAP: Agung Habisi Nyawa Pasangan yang Hamil 9 Bulan, Jengkel Sering Disuruh-suruh

Baca juga: Hubungan Asmara Ditolak Ortu, lalu Hamil di Luar Nikah Jadi Alasan Agung Membunuh Pasangannya

Baca juga: Tambahan Stok Vaksin Belum Signifikan, Ganjar Pranowo: Belum Ada Protes Keras dari Daerah

Makmun juga mengajak masyarakat untuk mencontohkan penerapan prokes yang baik bagi masyarakat lain.

Ia tidak ingin masyarakat Kendal bertindak gegabah tanpa memperdulikan protokol kesehatan.

Sehingga, nantinya berpotensi membawa dampak kurang baik bagi lingkungannya. 

Menyoroti tren positif Covid-19 di Kendal, Makmun berharap tren bagus ini tetap bisa dijaga sampai Covid-19 melandai dan berakhir. 

Di antaranya, membantu pemerintah dalam mempercepat capaian vaksinasi Covid-19.

"Tren positif ini menunjukkan kerjasama yang bagus. Pandemi tidak bisa dilawan sendiri-sendiri. Monggo bareng-bareng kita tetap prokes juga vaksin. Jangan takut, apapun jenisnya yang sudah direkomendasikan Kementerian Kesehatan untuk bersama saling menguatkan," ujarnya. 

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kesehatan, 2/3 penderita Covid-19 sejak Juli lalu sudah sembuh.

Kini, tinggal menyisakan 1/3 atau 240 kasus aktif dari total kasus tertinggi pada Juli mencapai lebih dari 1.000 kasus.

Basuki mengapresiasi penuh para pejuang Covid-19, terutama tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan corona. 

"Mudah-mudahan akhir bulan ini semua negatif. Ini kerja keras tim, Kendal harus sehat, semua harus tetap jaga prokes agar penanganan Covid-19 lebih cepat," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved