Berita Nasional

BIN Sebut Pantau Pergerakan Kelompok Radikal yang Berafiliasi dengan Taliban di Indonesia

"BIN terus memantau keberadaan dan pergerakan kelompok radikal, baik yang berafiliasi dengan Taliban maupun ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah)," kata

Editor: m nur huda
Tribunnews
Logo Badan Intelijen Negara (BIN) 

Tapi beberapa faksi kecil mereka ada yang pro Al Qaeda," tukasnya.

Sebagai informasi, Taliban telah berhasil menguasai Kabul, ibukota Afghanistan sejak 15 Agustus 2021 lalu. Presiden Afganistan, Ashraf Ghani langsung meninggalkan kota sesaat Taliban berhasil menguasai kota.

Hal ini membuat warga berbondong-bondong meninggalkan Afghanistan dan memenuhi bandar udara.

Setidaknya 26 Warga Negara Indonesia (WNI) telah dievakuasi ke Tanah Air dari Afghanistan pada Sabtu (21/8/2021).

Taliban adalah kelompok militan yang berbasis di Afghanistan. Kelompok militer tersebut dilengkapi persenjataan dan menguasai hampir seluruh wilayah negara tersebut.

Sementara itu terkait simpatisan Taliban di Indonesia, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

"Kita belum dapatkan informasi itu. Kita sedang lakukan penyelidikan ada kaitannya atau tidak," kata Argo kepada wartawan, Minggu (22/8).

Lebih lanjut, Argo menuturkan pihaknya masih belum menentukan apakah ada keterkaitan kelompok Taliban di Afghanistan dengan kelompok-kelompok teroris yang ada di Indonesia.

"Kita belum bisa menentukan. Kita tetap waspada, kita tetap melakukan penyidikan," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Taliban Menang di Afghanistan, JI dan JAD di Indonesia Diperkirakan Bersuka Cita dan "BIN Antisipasi Pergerakan Kelompok Radikal Pasca-Taliban Kuasai Afganistan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved