Breaking News:

Berita Kudus

Tiga Mantan Kepala Desa di Kudus Terjerat Kasus Penyelewengan Dana Desa

Tiga mantan kepala desa di Kudus terjerat kasus tindak pidana korupsi penyelewengan dana desa.Kasusnya ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
ILUSTRASI. Penyaluran BLT Dana Desa kepada penerima manfaat di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS  - Tiga mantan kepala desa di Kudus terjerat kasus tindak pidana korupsi penyelewengan dana desa.

Kasusnya kini tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kudus.

Ketiga mantan kepala desa tersebut yakni mantan Kepala Desa Tergo, Kecamatan Dawe berinisial BK.

Selanjutnya yaitu mantan Kepala Desa Lau, Kecamatan Dawe berinisial HS.

Terakhir mantan Kepala Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan inisial EP.

Baca juga: Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang Kutip Fee Bansos Dijatuhi Vonis Penjara 12 Tahun

Baca juga: Pelajar di Semarang Bersiap-siap, Wali Kota Hendi Beri Sinyal Lampu Hijau untuk Masuk Sekolah

Baca juga: Jadi Episentrum Baru Wabah Covid-19, Vietnam Ketatkan Lockdown dengan Turunkan Militer di Jalanan

Baca juga: Anggota Komisi D DPRD Kudus: Perbaikan SDN 4 Prambatan Kidul Jadi Prioritas

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kudus, Prabowo Ajisasmito mengatakan, dari ketiganya yang sudah P21 atau lengkap yakni berkas kasus mantan Kepala Desa Tergo.

Sementara untuk mantan Kepala Desa Lau berkasnya masih dikaji.

"Tergo sama Lau disidik Polisi. Dilimpahkan ke kami," kata Prabowo, Senin (23/8/2021).

Sementara untuk kasus mantan kepala desa Undaan Lor masih dalam penyidikan pihak kejaksaan. Prabowo memastikan dalam waktu dekat berkas ditargetkan sudah P21.

"Undaan Lor waktu dekat P21," tandasnya.

Prabowo menjelaskan, nilai penyelewengan dana desa yang dilakukan oleh ketiga mantan kepala desa itu variatif.

Untuk mantan Kepala Desa Lau nilainya sekitar Rp 1 miliar.

Baca juga: Anggota Komisi D DPRD Kudus: Perbaikan SDN 4 Prambatan Kidul Jadi Prioritas

Baca juga: Airlangga Hartarto : Kebijakan B30 Mampu Buat Indonesia menjadi Negara Biodiesel Terbesar di Dunia

Baca juga: Catat Penjualan Rp 770 Juta Selama Setahun, Bupati Rembang Apresiasi Rumah BUMN Semen Gresik

Sedangkan untuk mantan Kepala Desa Tergo dan Undaan Lor kisaran ratusan juta rupiah.

"Penyelewengan itu dilakukan saat masih menjabat," kata dia. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved