Breaking News:

Berita Jepara

Vaksinasi di Sekolah Mulai Dilaksanakan, Bupati Jepara: Orangtua Murid Harus Bisa Beri Semangat

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jepara dibarengi dengan kegiatan vaksinasi di sekolah.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Jepara
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat menghibur salah seorang siswa di SMPN 1 Tahunan Jepara yang sedang divaksin. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jepara dibarengi dengan kegiatan vaksinasi di sekolah.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan vaksinasi ini dilaksanakan kepada siswa, terkhusus siswa SMP.

‘’Hari ini kami menyediakan 1.500 dosis vaksin untuk siswa, yang dibagi ke masing-masing kecamatan. Karena memang stok masih terbatas, maka tidak semua sekolah bisa mendapatkan vaksinasi hari ini,’’ kata Dian Kristiandi saat meninjau vaksinasi di SMP N 1 Tahunan, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Ada Tawaran Cetak Kartu Sertifikat Vaksin Covid-19, Pemakaiannya Diperlukan Gak Sih?

Baca juga: Pelajar di Semarang Bersiap-siap, Wali Kota Hendi Beri Sinyal Lampu Hijau untuk Masuk Sekolah

Baca juga: Modus Cari Duit, Aksi Lempar Batu terhadap Truk Diduga untuk Membentuk Organisasi Pengawalan Truk

Pria yang akrab disapa Andi itu meminta para orangtua meningkatkan edukasi terkait vaksinasi.

Sehingga anak-anaknya tidak takut vaksin jika mendapat pengetahuan yang benar terkait vaksin

Menurut Andi, masih ditemui siswa yang merasa takut dan ragu saat mau vaksin.

Untuk itu peran orangtua diharapkan bisa membuat anak-anak mantap melakukan vaksin.

‘’Tolong anak-anak ini disemangati agar tidak ada ragu dan takut terhadap vaksin. Sebab, ini vaksinasi didampingi oleh tenaga kesehatan yang lengkap. Toh memang divaksin tidak sakit,’’ harap Andi.

Saat meninjau vaksinasi, Andi juga menghibur salah seorang siswa yang mengikut vaksinasi.

Baca juga: Pria Kebumen Tiduri Gadis 16 Tahun Hingga Hamil, Pelaku Merupakan Teman Ayah Korban

Baca juga: Video Ganjar Pranowo Izinkan Banyumas Uji Coba Pembukaan Mal

Baca juga: Galang Donasi Kemanusiaan, PMI Ungaran Mulai Terapkan Layanan Digital

Aulia, nama siswa tersebut, mengaku takut divaksin kareba sebelumnya diberi tahu oleh saudaranya kalau divaksin itu sakit dan berbahaya.

‘’Tadi dia memang takut divaksin, setelah didampingi dan diedukasi lancar juga vaksinasinya. Dan ternyata memang tidak sakit,’’ tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved