Konflik Afghanistan

Adik Presiden Afghanistan Ungkap Alasan Ajak Warga Terima Pemerintahan Taliban

Adik Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hashmat Ghani mengungkap alasannya meminta warga Afghanistan menerima Taliban.

Editor: rival al manaf
DIMITAR DILKOFF/AFP](DIMITAR DILKOFF/AFP
Juru bicara Taliban Suhail Shaheen. 

TRIBUNJATENG.COM, AFGHANISTAN - Adik Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hashmat Ghani mengungkap alasannya meminta warga Afghanistan menerima Taliban.

Ia bahkan telah mengakui menerima pengambilalihan kekuasaan negara oleh Taliban.

Hal itu ia sampaikan saat berbicara pada AlJazeera, Sabtu (21/8/2021).

Selama beberapa hari terakhir, Ghani telah bertemu para pemimpin Taliban.

Ia mengatakan dirinya setuju mengakui transisi kekuasaan.

Namun, ia menyerukan pembentukan pemerintahan inklusif.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Malam Ini Pukul 19.30 WIB Andin Terancam ke Pengadilan

Baca juga: Korban Pelecehan Melawan hingga Berhasil Lari, AD Kini Terancam 15 Tahun Bui

Baca juga: Resep Serundeng Daging Cocok Jadi Stok Lauk

Baca juga: Chelsea Semakin Dekat Dapat Bek Muda Sevilla, Kurt Zouma Dibuang ke Pemuncak Klasemen Liga Inggris

Ghani juga menyebut, jika para pengusaha mencoba melarikan diri dari Afghanistan, akan "menghancurkan" ekonomi negara dan masa depan secara keseluruhan.

Meskipun kakaknya, Ashraf Ghani, telah melarikan diri pada Minggu (15/8/2021) lalu, ia mengatakan tidak pernah berniat meninggalkan Afghanistan.

"Jika saya melarikan diri, apa yang akan terjadi dengan orang-orangku, sukuku, asalku ada di sini."

"Pesan apa yang akan dikirim jika saya melarikan diri dan meninggalkan orang-orang pada saat mereka membutuhkan?" ujarnya.

Tentang pelarian kakaknya, Ghani mengatakan ia senang setidaknya sang presiden meninggalkan negara dalam kondisi utuh.

"Jika dia terbunuh, segalanya akan menjadi jauh lebih buruk," katanya.

Rekaman Pertemuannya dengan Taliban Viral

Hashmat Ghani menerima sejumlah komentar kritis dan kasar setelah rekaman pertemuannya dengan anggota Taliban, viral di media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved