Breaking News:

Berita Batang

Pemkab Batang Berlakukan PTM Terbatas, Sudah 2 Pekan: Pokoknya Anak Tidak Pusing

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kabupaten Batang telah berlangsung hampir dua pekan.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Sejumlah siswa di SD Negeri 1 Simbangdesa tulis kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka, Senin (9/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kabupaten Batang telah berlangsung hampir dua pekan.

Dengan sistem bergantian, mengharuskan para pendidik mengubah pola pembelajarannya dengan lebih fleksibel dan penyampaian materi pembelajaran pun mayoritas berbentuk teori.

Kepala SDN 2 Menguneng, Sri Hartati mengatakan, para pendidik berupaya keras menciptakan suasana pembelajaran senyaman mungkin bagi anak didik.

“Pokoknya kami melaksanakan pembelajaran, anak tidak pusing, tidak takut dan terbebani dengan mata pelajaran. 

Kami berupaya untuk mendidik anak semaksimal mungkin,” tuturnya, Selasa (24/8/2021).

Dikatakannya, salah satu strategi pembelajaran di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), guru mengupayakan anak tidak terbebani dengan adanya tugas-tugas.

“Ya di masa sekarang ini, kalau memberi soal jangan terlalu banyak, anak diperhatikan terus prokesnya, karena demi kesehatan bersama,” ujarnya.

Ia mengimbau, agar para guru membuat suasana anak merasa nyaman saat berada di kelas. 

Tujuannya agar anak dapat menerima materi pelajaran dengan baik.

Selain itu para wali murid bersama guru dan komite sekolah juga ikut membantu dalam mewujudkan pembelajaran optimal, namun tetap nyaman bagi anak.

“Semoga Pandemi Covid-19 ini tidak terlalu lama, sebab para guru merasa kesulitan untuk membentuk kembali karakter anak, karena sudah terbiasa mengikuti pembelajaran daring yang kurang terkontrol orang tuanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap hari pembagian waktu pembelajaran dilakukan dengan menerapkan sistem shift pagi dan siang.

“Dalam satu hari siswa ada yang berangkat pagi dan ada yang siang, agar materi yang disampaikan ke siswa masih sama," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved