Berita Internasional

Penggemar K-Pop di Afghanistan Terpaksa Bakar Foto & Album BTS: Saya Takut

Setelah Taliban menguasai Afghanistan, membuat para penggemar K-Pop di Kota Kabul terpaksa menyembunyikan bahkan membakar foto serta album BTS.

Editor: m nur huda
YOUTUBE
BTS - Penggemar K-Pop di Afghanistan Terpaksa Bakar Foto & Album BTS 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Setelah Taliban menguasai Afghanistan, membuat para penggemar K-Pop di Kota Kabul terpaksa menyembunyikan bahkan membakar foto serta album BTS.

Penggemar K-Pok di Afghanistan terpaksa melakukannya karena khawatir terhadap adanya tindakan dari kelompok Taliban.

Hal ini diungkap oleh seorang penduduk Afghanistan yang masih berusia 18 tahun dalam laporan JTBC.

Ia mengaku harus menyembunyikan album dan foto-foto BTS di tengah kekuasaan Taliban.

Baca juga: Wapres Afghanistan Sebut Ideologi Taliban Sama dengan ISIS & Al Qaida 

Baca juga: Bendera Afghanistan Diganti Oleh Taliban, yang Lama Jadi Simbol Perlawanan Warga

Baca juga: Kelompok di Indonesia Ini Disebut Bersuka Cita Atas Kemenangan Taliban di Afghanistan

Baca juga: Tentara Belarus Usir Pengungsi Afghanistan ke Polandia, Terpental di Tiap Perbatasan Negara

"Situasi kami memaksa kami untuk membakar atau menyembunyikan foto dan album BTS kami," kata dia sebagaimana dikutip Kompas.com dari Koreaboo, Selasa (24/8/2021).

Pasukan elite Taliban Badri 313 Badri.
Pasukan elite Taliban Badri 313 Badri. (Tribunnews.com/The Sun)

Dia menjelaskan bahwa di zaman dulu, Taliban tidak mengizinkan orang-orang mendengarkan lagu mainstream, termasuk lagu K-Pop.

Penduduk lain bernisial A juga sempat melakukan wawancara dan menjelaskan bagaimana kondisi di Afghanistan.

Ia mengaku takut ketika Taliban mulai menguasai.

A juga mengaku mendengar banyak cerita soal anak gadis diculik.

"Saya sangat takut dan terkejut bahwa Taliban datang," kata A.

"Saya takut mendengar bahwa Taliban menculik gadis-gadis," tutur dia.

Sejak Taliban mulai mencoba berkuasa, A hanya bisa tinggal di dalam rumah agar tetap selamat.

"Sejak Taliban mengambil alih, saya tinggal di rumah," kata dia.

Selama ia tinggal di dalam rumah pun, A mengaku harus tetap berhati-hati dan tidak sembarangan mengintip ke jendela.

Diceritakan oleh A, kedatangan Taliban juga membuatnya dibatasi dalam melakukan aktivitas. Ia tak bisa lagi mendengarkan lagu-lagu maisntream di jalanan, kecuali musik aneh milik Taliban.

"Saya tidak bisa lagi mendengar musik yang saya dengar di jalanan sebelum Taliban mengambil alih," kata dia. "Saya hanya mendengar musik aneh Taliban sepanjang hari," ucap dia.

Para gadis yang diwawancarai itu lantas memohon agar dunia bisa menyelamatkan Afghanistan dari kekuasaan Taliban.

"Semua orang melihat kita mati. Saya berharap komunitas internasional tidak akan meninggalkan Afghanistan sendirian dalam hal ini," ucap narasumber A.(*)

Baca juga: Milisi Taliban Bergerak ke Lembah Panjshir, Tempat Terakhir Pertahanan Tentara Afghanistan

Baca juga: Inilah Kehebatan Satbravo-90 Paskhas Pasukan Elite TNI AU, Terlibat Evakuasi WNI dari Afghanistan

Baca juga: Ejek Tentara Amerika, Pasukan Elite Taliban Berfoto Tancap Bendera Mirip Ikonik Perang Dunia 2

Baca juga: Masak untuk Taliban Tapi Rasanya Tidak Enak, Nasib Perempuan Ini Berakhir Mengenaskan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terpaksa Bakar Album BTS, Begini Nasib Fans K-Pop di Afghanistan Usai Dikuasai Taliban

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved