Breaking News:

Berita Karanganyar

Soal Vaksin dan PCR Bagi Peserta Seleksi CPNS, Kepala BKPSDM Karanganyar: Dirapatkan Dulu

BKPSDM Karanganyar akan berkoordinasi dengan panitia daerah terkait syarat vaksin Covid-19 dan PCR.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kepala BKPSDM Karanganyar, Suprapto 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar akan berkoordinasi dengan panitia daerah terkait syarat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama dan PCR atau swab antigen bagi peserta seleksi CPNS. 

Sesuai surat edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021 perihal penyampaian jadwal SKD CPNS, seleksi kompetensi PPPK Non-Guru tahun 2021 dan rekomendasi ketua Satgas Covid-19.

Dalam surat edaran itu disebutkan, berdasarkan rekomendasi dari ketua Satgas Covid-19, pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021 wajib dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat di antaranya, melakukan swab test RT PCR kurun waktu 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non-reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi CASN tahun 2021.

Kemudian peserta diminta menggunakan masker 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar, jaga jarak minimal 1 meter, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, ruang kegiatan diisi maksimal 30 persen dari kapasitas normal ruangan tempat pelaksanaan seleksi CASN, khusus bagi peserta seleksi CASN tahun 2021 di Jawa, Madura dan Bali wajib sudah divaksin dosis pertama.

Kepala BKPSDM Karanganyar, Suprapto menyampaikan, pihaknya akan mendiskusikan isi surat edaran tersebut bersama panitia daerah terlebih dahulu.

Mengingat dalam surat edaran tersebut belum dijelaskan terkait teknis pelaksanaannya.

"Pertama menyangkut kesiapan di jajaran kesehatan apakah kalau nanti bersama-sama menyelenggarakan atau meminta rapid atau vaksin apakah bisa dilayani atau tidak. Kedua menyangkut pembiayaan juga belum tahu apakah menjadi biaya pribadi pelamar atau pemerintah. Rencana kita diskusikan dulu," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (24/8/2021).

Suprapto mengungkapkan, sebelum mengikuti seleksi CPNS, pelamar harus menjalani PCR atau rapid antigen terlebih dahulu. Persyaratan itu hanya diperuntukan bagi pelamar CPNS dan P3K Tenaga Kesehatan.

"Tes PCR itu 2x24 jam, kalau rapid antigen berlakunya 1x24 jam," ucapnya.

Dia menuturkan, saat ini BKPSDM masih menunggu jadwal pelaksanaan seleksi CPNS di tingkat kabupaten/kota dari BKN.

Adapun pasca masa sanggah, jumlah pelamar CPNS yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) ada sebanyak 2.128 pelamar.

Sedangkan P3K Tenaga Kesehatan ada sebanyak 108 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat. Kemudian pelamar P3K Guru ada 1.952 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat.

Adapun terkait petunjuk teknis seleksi P3K Guru, lanjut Suprapto, masih menunggu informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sesuai rencana awal pelaksanaan seleksi CPNS dan P3K Tenaga Kesehatan akan dilakukan di UNS Solo. Sedangkan seleksi P3K Guru akan dilaksanakan di SMKN 2 Karanganyar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved