Breaking News:

Berita Ungaran

Tinjau Vaksinasi Massal di Dusun Semilir, Sektretaris BAIS: Kami Sediakan 10 Ribu Dosis

BAIS TNI gelar vaksinasi massal untuk masyarakat dan pegiat wisata di Dusun Semilir, Kabupaten Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Sekretaris BAIS TNI, Marsda TNI Jemi Trisnojaya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Objek Wisata Dusun Semilir, Kabupaten Semarang, Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat dan pegiat wisata di Dusun Semilir, Kabupaten Semarang, Selasa (24/8/2021).

Sekretaris BAIS TNI, Marsda TNI Jemi Trisnojaya mengatakan dalam vaksinasi massal yang digelar mulai 23-27 Agustus terbuka untuk umum.

"Kami bersinergi dengan Kodam IV Diponegoro, RSUP Dr Kariadi Semarang dan Dusun Semilir. Total ada 10 ribu vaksin yang kami sediakan, rata-rata perhari melayani 500 orang," terangnya kepada Tribunjateng.com, di sela-sela acara 'Vaksin Bahagia' di Dusun Semilir, Kabupaten Semarang, Selasa (24/8/2021)

Menurut Marsda TNI Jemi, vaksinasi dilakukan untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok secara nasional dengan capaian minimal 60 persen.

Serbuan vaksin tersebut, telah dilakukan di beberapa tempat dan bagi masyarakat yang belum dapat kuota vaksinasi agar memanfaatkan.

Ia menambahkan, dari vaksinasi yang ada dijamin tidak ada efek samping. Adanya sejumlah informasi yang beredar masyarakat dihimbau tidak mudah terprovokasi hoaks vaksin berbahaya dan sebagainya.

"Vaksin yang kami pakai ini jenis Sinovac sudah diteliti BPOM dan dipastikan halal. Adapun beberapa orang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) adalah hal wajar," katanya

Dia menyatakan, dibanding efek vaksinasi bahaya terinfeksi virus Corona jauh lebih  membahayakan. Dengan telah divaksin minimal meminimalisir adanya mutasi Covid-19 menjadi varian baru.

Seorang peserta vaksinasi Hilda Tania (17) mengaku sangat terbantu adanya program vaksinasi massal. Dia mengaku telah lama menunggu, sebab di Puskesmas atau rumah sakit syarat memperoleh vaksin sangat sulit.

"Disini cukup membawa KTP saja yang belum mendaftar. Kemarin saya daftar secara online waktu ada rencana vaksinasi massal tidak ribet. Alhamdulillah selesai divaksin tidak ada gejala apapun, pulang diberi paket snack lagi isinya susu, camilan, dan bebas wisata," ujarnya (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved