Breaking News:

Bank Indonesia

Bank Indonesia Jawa Tengah Gelar BI Mengajar di UIN Walisongo

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan BI Mengajar di UIN Walisongo, Jumat (20/8) pekan lalu.

IST
Rektor UIN Walisongo Ingin Mahasiswa Kembangkan Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kreatif 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan BI Mengajar di UIN Walisongo, Jumat (20/8) pekan lalu.

Acara yang diselenggarakan secara virtual itu diikuti lebih dari 500 peserta, terdiri atas dosen, sivitas akademika, dan mahasiswa UIN Walisongo.

Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Bank Indonesia dan HUT Ke-76 itu mengusung tema”Memperkuat Inovasi, Sinergi, dan Kepedulian Sosial sebagai Kontribusi bagi Pemulihan Ekonomi Nasional”. Kegiatan itu sekaligus merupakan wujud dukungan nyata BI dalam meningkatkan literasi ekonomi dan kebanksentralan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Pribadi Santoso, memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa dan dosen UIN Walisongo.

Pribadi menyampaikan beberapa hal penting dalam kuliah tersebut, antara lain terkait dengan peran BI dalam perekonomian nasional, pentingnya sinergi kebijakan dalam mengelola perekonomian, inovasi menuju bank sentral digital terdepan, perkembangan ekonomi terkini, serta respons bauran kebijakan BI untuk mendorong perekonomian.

Pribadi menjelaskan, dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional, BI telah melakukan berbagai upaya antara lain dengan mengarahkan seluruh instrumen bauran kebijakan utama di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk mendorong akselerasi pemulihan ekonomi nasional; mempercepat pendalaman pasar keuangan; memperkuat sinergi pengembangan ekonomi syariah; melanjutkan pengembangan UMKM; dan memperkuat kebijakan internasional.

Selain itu, Pribadi juga menekankan pentingnya peran mahasiswa untuk ikut berkontribusi aktif dalam pemulihan ekonomi nasional melalui upaya pengembangan diri secara berkelanjutan dalam menuntut ilmu termasuk meningkatkan berbagai inovasi dan kemampuan di era digital.

“Perkembangan digitalisasi ke depan merupakan suatu keniscayaan dan sangat diperlukan untuk mendorong perekonomian secara lebih cepat,” katanya.

Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Imam Taufiq MAg, yang membuka acara tersebut, menyampaikan bahwa UIN Walisongo merupakan mitra strategis BI dalam sinergi pelaksanaan tugas di bidang ekonomi khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah. UIN Walisongo juga merupakan mitra pelaksanaan program beasiswa Bank Indonesia.

“Sejak 2017 hingga 2021 tercatat total 350 mahasiswa UIN Walisongo menjadi penerima beasiswa Bank Indonesia,” katanya.

Dia berharap, sinergi dan kolaborasi yang erat antara BI dan UIN Walisongo diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mendukung penguatan ekonomi dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat di Jawa Tengah. (adv)

Baca juga: Lomba Mural di Yogyakarta: yang Paling Cepat Dihapus Pemerintah yang Menang

Baca juga: Terganggu Asap Pembakaran Limbah RS, Warga Desa Ploso Datangi RSUD Loekmono Hadi Kudus

Baca juga: MAKI: Hinaan Masyarakat Harusnya Jadi Pemberat Vonis Juliari Batubara, Bukan Malah Meringankan

Baca juga: Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Kutoarjo Rabu 25 Agustus 2021

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved