Breaking News:

Berita Kesehatan

Ini Manfaat Tumbuhan Tapak Dara, Obat Diabetes, Hipertensi Hingga Alzheimer

Bunga tapak dara (Catharanthus roseus) memang berwarna-warni nan cantik.

Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Tumbuhan Tapak Dara 

Akar berupa akar tunggang dan berwarna putih

Ekologi
Tanaman ini tumbuh optimal dalam kondisi panas dan mendapat sinar matahari penuh, serta kelembaban tinggi. Tanah yang memiliki drainase baik.

Tapak dara dapat tumbuh di tempat terbuka dengan berbagai macam iklim, serta ditemukan mulai dataran rendah hingga ketinggian 800 m dpl.
Kandungan penting

Almagro dkk (2015) menyebutkan bahwa ekstraksi atas tanaman tapak dara menghasilkan lebih dari 130 TIA (Terpenoid Indole Alkaloid).

Beberapa di antaranya menunjukkan aktivitas farmakologis yang kuat. Aktivitas biologis yang paling mencolok yang diselidiki adalah efek antitumor dari alkaloid dimer seperti anhydrovinblastine, vinblastine dan vincristine.

Sebaran

Menurut Dalimartha (2008) tapak dara berasal dari America tengah. Tanaman ini kemudian dibudidayakan pada abad ke-18 di Paris dan menyebar sampai daerah tropis sebagai tanaman hias.

Di Hindia Barat, bunga tapak dara muncul dalam koleksi herbarium yang dibuat pada tahun 1882 di Kepulauan Virgin, pada tahun 1885 di Puerto Rico, dan pada tahun 1910 di Republik Dominika (Herbarium Nasional AS).

Sekarang tumbuh di seluruh dunia karena khasiatnya untuk berbagai kondisi kesehatan. Di Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi Pati Barat Tapak Dara dapat ditemui di CA Gunung Celering yang terletak di Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.(*)

Penulis

Budi Santoso
PEH Muda pada BKSDA Jateng
Kepala PHK Pati Barat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved