Breaking News:

Berita Sragen

Kelanjutan Dugaan Ada e-Warong Fiktif di Sragen, Polisi Periksa Pelaksana Lapangan & Pihak Bank

Polisi melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak terkait adanya dugaan e-warong fiktif di Kabupaten Sragen. Kepolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi a

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi ditemui seusai rapat evaluasi virtual bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Command Center, Senin (12/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Polisi melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak terkait adanya dugaan e-warong fiktif di Kabupaten Sragen.

Kepolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi akan menindaklanjuti temuan dari Bareskrim Polri tersebut.

"Untuk e-warong kita mendapatkan masukan dari Bareskrim Polri," kepada TribunSolo.com, Selasa (24/8/2021).

Sebelumnya, indikasi e-warong fiktif di Kabupaten Sragen terungkap saat Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma berkunjung ke wilayah ini.

E-warong sendiri merupakan program dari Kementerian Sosial RI, untuk memberdayakan warung-warung lokal dalam menyediakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang akan disalurkan kembali ke masyarakat.

Diduga, terdapat lebih dari satu warung fiktif yang ada di Kabupaten Sragen, padahal penyaluran BPNT sudah dilaksanakan.

"Sampai saat ini kita masih melakukan klarifikasi terhadap beberapa pelaksana di lapangan," ujarnya.

Menurut AKBP Ardi, temuan itu berasal dari informasi dari masyarakat yang masuk ke Bareskrim Polri.

"Kemudian bareskrim meminta bantuan kita untuk melakukan klarifikasi awal," singkatnya.

Klarisikasi dibutuhkan, untuk melihat adanya potensi pelanggaran pidana.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved