Breaking News:

Berita Semarang

Prof Heri dari BRIN di Seminar Nasional LPPM USM: Hasil Penelitian Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

LPPM USM menggelar seminar nasional dan call for paper hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: sujarwo
Dok. Humas USM
Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Heri Hermansyah (ruang kanan) saat menjadi narasumber pada seminar nasional LPPM USM. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM) menggelar seminar nasional dan call for paper hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat 2021 selama dua hari, Selasa-Rabu (24-25/8/2021).

Seminar dengan topik peningkatan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di era revolusi industri 4.0 ini dilakukan secara daring.

Menghadirkan dua narasumber yaitu Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Heri Hermansyah. Serta guru besar Fakultas Teknik USM, Prof Mudjiastuti Handajani.

Prof Heri yang menyampaikan materi berjudul Penelitian, Pengabdian dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual menuturkan, agar artikel dari para peserta hidup, artinya dibaca banyak, orang serta dijadikan referensi, harus memiliki outcome atau luaran.

Artikel juga diharapkan dapat memiliki efek atau dampak yang baik. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Kita harus berusaha bagaimana output penelitian dan pengabdian berupa artikel ilmiah yang dihasilkan banyak yang dijadikan referensi. Sehingga dapat  mendorong tercapainya outcome dan impact untuk mendapatkan reputasi," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa.

Ia menambahkan strategi menghasilkan penelitian berkualitas dan banyak disitasi atau dikutip yakni dengan melakukan kolaborasi dengan industri.

Di sisi lain, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berperan penting dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing wirausaha.

"Pemerintah pun terus berupaya agar para entrepreneur Indonesia bisa mendapatkan HKI atas inovasi yang mereka ciptakan," tegasnya.

Sementara, Prof Dr Mudjiastuti Handajani dalam paparannya menyampaikan materi tentang Sistem Monitoring dan Passenger Information System Bus Trans Semarang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved