Breaking News:

Berita Brebes

Aptrindo Jateng: Flyover Kretek Brebes Salah Desain, Jalur Penyelamat Tak Penuhi Syarat

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia ( Aptrindo ) Jateng & DIY Bambang Widjanarko menuturkan, Fly Over Kretek itu sendiri sudah salah desain.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Aptrindo Jateng
Pemasangan simbolis rambu jalur penyelamat hasil kerjasama patungan KNKT, BPJN, DISHUB Jateng dan Aptrindo Jateng & DIY, di Fly Over Kretek, Brebes, Kamis (26/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Minimnya rambu-rambu lalu lintas di sejumlah jalur rawan di Jawa Tengah dikeluhkan oleh para sopir truk. 

Di antaranya Udin, sopir truk kontainer asal Gunungpati, Kota Semarang. 

Ia menilai sejumlah jalur rawan yang minim rambu berada di Fly Over Kretek Brebes, tanjakan Bawen Kabupaten Semarang, Silayur Semarang, dan Kretek Wonosobo.

"Jalur tersebut rawan terjadi kecelakaan sehingga dibutuhkan penambahan pemasangan rambu-rambu lalu lintas. 

Kalau perlu ditambah jalur penyelamat," terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (26/8/2021).

Sementara itu, jalur di Jateng yang tengah menjadi sorotan lantaran kerap terjadi kecelakaan yakni di Fly Over Kretek, Brebes

Fly over tersebut diresmikan Agustus 2017, jalur itu diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di perlintasan kereta api di Paguyangan, Bumiayu, Brebes

Ide pembangunan fly over tersebut berawal dari kejadian setahun sebelumnya, ketika terjadi kemacetan luar biasa sepanjang 30 Kilometer pada arus mudik Lebaran 2016.

Namun baru 3 bulan setelah diresmikannya, Fly Over Kretek ini saja telah terjadi belasan kecelakaan maut yang didominasi oleh kendaraan truk bermuatan berat yang banyak mengakibatkan korban jiwa. 

Sehingga fly over yang merupakan salah satu proyek nasional percepatan pembangunan infrastruktur ini sangat menyedot perhatian masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved