Breaking News:

Berita Semarang

Bank Jateng Sabet Penghargaan Bank Terbaik 2021 Kategori BPD

Bank Jateng berhasil menyabet penghargaan sebagai bank terbaik 2021 versi Majalah Investor.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Tangkap layar "Award Presentation Majalah Investor Awards: Best Bank 2021" yang dihelat pada Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Jateng berhasil menyabet penghargaan sebagai bank terbaik 2021 versi Majalah Investor.

Dalam ajang bertajuk "Award Presentation Majalah Investor Awards: Best Bank 2021" yang dihelat secara virtual pada Selasa (24/8/2021) tersebut, PT BPD Jateng meraih penghargaan kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan modal inti Rp 5 triliun-Rp 30 triliun.

Dalam kesempatan itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Ony Suharsono mengucapkan terima kasihnya kepada BeritaSatu Media Holdings yang telah memberikan penghargaan kepada Bank Jateng sebagai bank terbaik tahun ini.

Menurutnya, diraihnya penghargaan tersebut dapat memacu semangat dan motivasi Bank Jateng untuk bekerja lebih keras memajukan perekonomian di Jawa Tengah.

"Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT di tengah pandemi COVID-19 Bank Jateng masih bisa menorehkan prestasi menjadi Bank Terbaik tahun 2021. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Majalah Investor, Berita Satu Media Holding, dan Dewan Juri atas penghargaan yang dipercayakan kepada Kami. 

Penghargaan ini merupakan kehormatan dan penyemangat bagi Bank Jateng untuk tetap optimis dan mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dengan meningkatkan kinerja bisnis, mengembangkan inovasi produk serta jasa, mengembangkan sinergi, serta menguatkan integrasi bisnis demi kemajuan ekonomi," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Di sisi lain, Bank Jateng juga berhasil menorehkan prestasi pada semester 1 tahun 2021.

Disampaikan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno, aset Bank Jateng mengalami pertumbuhan sebesar 12,45 persen yoy atau senilai Rp 81,62 triliun.

Pertumbuhan tersebut turut didukung dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp 67,81 triliun dengan peningkatan sebesar 17,81 persen yoy dan penyaluran kredit mencapai Rp 51,89 triliun atau tumbuh 4,88 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan nasional sebesar 0,59 persen.

"Kami melihat pertumbuhan masih di atas Jateng dan nasional Bank Jateng. Artinya, eksisting debitur kita masih cukup mempunyai produktivitas yang tinggi dan ini harus dijaga," kata Supriyatno sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved