Breaking News:

Berita Semarang

Berdayakan Pelaku UMKM Perempuan di Jateng dan DIY, Visa Hadirkan #IbuBerbagiBijak

Visa mengumumkan akan menyelenggarakan kampanye #IbuBerbagiBijak, sebagai program literasi keuangan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Visa mengumumkan akan menyelenggarakan kampanye #IbuBerbagiBijak.

Tangkap layar kampanye literasi keuangan bagi perempuan dalam program #IbuBerbagiBijak, Kamis (26/8/2021).
Tangkap layar kampanye literasi keuangan bagi perempuan dalam program #IbuBerbagiBijak, Kamis (26/8/2021). (Tribun Jateng/Idayatul Rohmah)

Kampanye tersebut merupakan program literasi keuangan yang telah diluncurkan pada tahun 2017 lalu dan sempat terhenti pada tahun 2020 akibat pandemi.

Presiden Direktur Visa Indonesia, Riko Abdurrahman mengungkapkan, program #IbuBerbagiBijak tahun ini akan diperluas sehingga tidak hanya menyelenggarakan sejumlah workshop mengenai manajemen keuangan dasar, tetapi juga melengkapinya dengan sesi pendampingan yang bekerja sama dengan Maxi Consulting dalam rangka memberdayakan pelaku UMKM perempuan agar usaha mereka dapat bertahan dan bertumbuh secara jangka panjang.

Sekitar 320 pelaku UMKM perempuan di Yogyakarta dan Jawa Tengah akan berpartisipasi dalam program online ini selama enam bulan dan merasakan pengalaman yang bermanfaat, seperti digital on boarding gratis, akses pasar, dan promosi online.

Riko mengungkapkan, pihaknya sendiri menyaksikan semakin banyak masyarakat yang mulai menyadari pentingnya manajemen keuangan yang lebih baik dan perlunya mendorong UMKM agar mampu go digital  di era new normal ini.

Di samping itu, diakui banyak pelaku UMKM yang menghadapi beragam tantangan serupa, seperti mengelola arus kas dan mencari cara beralih ke usaha yang digital-first, sehingga banyak yang terpaksa menghentikan usaha mereka secara sementara.

"Karenanya, kami memutuskan untuk memperkaya program ini agar tidak hanya berbagi pengetahuan tentang manajemen keuangan dasar tetapi juga menyediakan pendampingan untuk memberdayakan para pelaku UMKM agar dapat bertahan dan bertumbuh di ekosistem digital," ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/8/2021).

Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahap pendaftaran program, para pelaku UMKM yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini mengakui bahwa pendanaan dan pemasaran merupakan dua hambatan utama dalam mengembangkan usaha mereka.

Sekitar 55,2% dari mereka menghadapi masalah permodalan, sementara 37,4% berpendapat hambatan utama mereka adalah memilih strategi pemasaran yang tepat. Selain itu, 65,7% mengakui tidak memiliki catatan keuangan yang baik, dan 83,7% lebih mengandalkan dana pribadi untuk membiayai usahanya dibanding mendapatkan pinjaman dari bank (12,7%), kerabat (3%), atau investor (0,6%).

Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur DI Yogyakarta mengatakan, pihaknya mengapresiasi program #IbuBerbagiBijak dari Visa yang akan memberdayakan para pelaku UMKM perempuan di Yogyakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved