Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

UIN Walisongo Semarang dan Ombudsman Jateng Samakan Persepsi

FISIP UIN Walisongo Semarang beserta Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah dengan difasilitasi Biro Humas dan Kerjasama rapat koordinasi.

Editor: abduh imanulhaq
UIN WALISONGO
FISIP UIN Walisongo Semarang beserta Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah melakukan rapat koordinasi pada Kamis (26/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - FISIP UIN Walisongo Semarang beserta Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah yang difasilitasi Biro Humas dan Kerjasama melakukan rapat koordinasi pada Kamis (26/8/2021).

Rapat koordinasi virtual ini dihadiri Dekan FISIP, Dr. Hj. Misbah Zulfa Elizabeth, M.Hum beserta jajaran dekanat dan Jurusan.

Dari Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah hadir Siti Farida, S.H., M.H.

Turut mendampingi dari Bagian Kerjasama, Kelembagaan dan Humas UIN Walisongo, Ely Faozatun Ni’mah, S.Ag., M.M. walisongo.ac.id

Dalam sambutannya, Eliz panggilan Dekan FISIP menyambut bahagia rencana kerja sama antara FISIP dengan Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah.

Harapannya kerja sama yang akan dibangun ini memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk masing-masing lembaga, khususnya FISIP UIN Walisongo yang merupakan bagian dari entitas perguruan tinggi.

“Oleh karenanya, saya sangat berharap jika kerjasama ini bisa meningkatkan peran FISIP dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam berkiprah dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Siti Farida pun menyambut baik rencana kerjasama Ombudsman dengan FISIP UIN Walisongo sehingga bisa bersinergi bersama dalam upaya melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing.

“Isi kerja sama harus jelas dan detail sehingga masing-masing Pihak bisa memetakan kegiatan atau program yang sesuai untuk dikerjakan bersama,” sambung Farida.

Beberapa hal yang menjadi fokus dari rapat ini adalah masing-masing pihak telah membaca dan memahami draf perjanjian kerja sama yang telah dibuat dan saling memberikan masukan terhadap pasal-pasal yang ada.

Rapat yang berlangsung kurang lebih 1 jam ini menyepakati masukan dari masing-masing pihak.

Selain itu masing-masing pihak supaya mengidentifikasi apa yang belum ada dan akan dibahas dalam rapat selanjutnya sebelum kemudian keduanya menandatangani perjanjian kerja sama sesuai waktu yang dijadwalkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved