Breaking News:

Berita Karanganyar

Antisipasi Karhutla di Kawasan Gunung Lawu Wilayah Karanganyar, Ini Langkah Dari Perhutani

Perhutani menyiapkan stop kran di saluran sumber mata air untuk memudahkan proses pemadaman api apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Asper BKPH Lawu Utara KPH Solo, Widodo 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Perhutani menyiapkan stop kran di saluran sumber mata air untuk memudahkan proses pemadaman api apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Lawu wilayah Kabupaten Karanganyar. 

Asper BKPH Lawu Utara KPH Solo, Widodo menyampaikan, hingga saat ini sudah ada dua stop kran di sumber mata air yang lokasinya berada di sekitar Pos 1 dan Pos 3 pendakian jalur Candi Cetho.

Rencananya Perhutani bekerja sama dengan masyarakat pengguna air, masyarakat peduli api dan pengelola jalur pendakian akan menambah titik stop kran di beberapa lokasi. Adapun luasan lahan dan hutan yang di bawah pengawasan BKPH Lawu Utara ada sekitar 5.820-an hektare. 

"Kita targetkan, mencari sumber mata air yang besar. Kita buat 5-10 titik. Di Tengklik, Blumbang, Gondosuli (Kecamatan Tawangmangu) dan Anggrasmanis (Kecamatan Jenawi)," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (28/8/2021). 

Dia menjelaskan, pembuatan stop kran akan memudahkan dan membantu proses pemadam api apabila terjadi kebakaran. Sehingga tidak perlu merusak pipa saluran mata air. Selain menambah titik stop kran, saat ini sudah ada 1 kantong penampung air di wilayah Tambak Kecamatan Ngargoyoso. 

Kaitannya antisipasi Karhutla, pihak Perhutani juga telah bersurat kepada beberapa stakeholder seperti perangkat desa wilayah Tawangmangu, camat dan Polsek Tawangmangu. 

"Kita kewaspadaannya (Karhutla) juga sosialisasi terus menerus ke masyarakat baik itu LMDH, kelompok pengguna air dan komunitas lain," ungkapnya. 

Di sisi lain pihaknya juga telah memasang pelakat berisi larangan pembakaran lahan dan membuat api unggun guna mengantisipasi potensi Karhutla di beberapa lokasi.

Mengingat saat ini jalur pendakian Gunung Lawu wilayah Kabupaten Karanganyar telah mulai dilakukan uji coba pembukaan, lanjut Widodo, Perhutani juga telah berkoordinasi dengan pengelola basecamp pendakian supaya mengingatkan para pendaki. 

"Supaya tidak membuat api unggun dan membawa kompor sendiri (untuk memasak)," jelasnya. (Ais).

Baca juga: Tak Punya Kartu Vaksi Warga Pekalongan Ini Dilarang Masuk Mal Semarang

Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Desa Waluyorejo Puring Kebumen

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Lawu Masih Sepi Pendaki, Pengelola Imbau Siapkan Perlengkapan Safety

Baca juga: Dongeng Roro Jongrang Asal Usul Candi Prambanan Cerita Rakyat Jawa Tengah dan Yogyakarta

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved