Breaking News:

Berita Semarang

Sepi Orderan, GPEI Keluhkan Tarif Paket Kargo Darat dan Laut yang Melambung

Sekretaris Jenderal GPEI Toto Dirgantoro menyebutkan adanya kenaikan tarif kargo udara dan laut mencapai 100% hin

Editor: moh anhar
Dok. Humas Pemprov Jateng
Berbagai komoditas pertanian Jawa Tengah senilai Rp 400,57 miliar yang dikemas dalam kontainer diberangkatkan ekspor melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Sabtu (14/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro menyebutkan adanya kenaikan tarif kargo udara dan laut mencapai 100% hingga 500% tergantung dari tujuannya.

"Kenaikan ini telah terjadi beberapa bulan belakangan," jelasnya seperti dikutip Kompas.com, Minggu (29/8).

Persoalan yang menyebabkan naiknya tarif kargo laut karena adanya kelangkaan kontainer kosong (shortage empty container).

Di samping itu, lanjut Toto, adanya keterbatasan space kapal yang tidak ada dan keterlambatan kapal.

Baca juga: Resensi Buku Karya KH Husein Muhammad: Kemuliaan Perempuan dalam Koridor Islam

Baca juga: Sentimen dari AS bakal Memberatkan IHSG Pekan Ini

Baca juga: Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Membongkar Tes Penumpang Positif Covid-19 Diubah Jadi Negatif

Toto menjelaskan, pada masa pandemi terjadi stagnan logistik sehingga impor berkurang maka ekspor kesulitan kontainer karena tidak ada kontainer kosong yang ada.

Selain itu, banyak kargo yang menumpuk di pelabuhan transhipment.

"Pada saat itu, banyak kapal yang tidak berlayar karena situasi pandemi sehingga saat aktivitas ekspor mulai bergerak, terjadilah shortage empty container, keterbatasan space kapal, dan naiknya tarif sedemikian tinggi," ungkapnya.

Dengan adanya masalah ini, Toto mengakui, sangat berdampak pada anggota GPEI, khususnya UMKM karena banyak buyer yang belum berkenan melakukan pembayaran ocean freight karena kenaikan tarifnya terlalu tinggi.

Toto bilang, saat ini di Bali misalnya masih banyak kargo yang tertunda keberangkatannya dan masih menumpuk di gudang.

"Sejauh ini kami tetap berusaha survive, negosiasi dengan buyer dan sebagainya untuk bagaimana mengurangi resiko biaya yang tinggi ini," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id, dengan judul "GPEI: Tarif kargo laut naik hingga 500% tergantung tujuan".

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved