Breaking News:

Berita Batang

Simulasi Batang Dolphin Center Dibuka, Kapasitas Hanya 25 Persen

Pemkab Batang melakukan simulasi pembukaan tempat wisata Batang Dolphin Center (BDC).

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan sejumlah kelonggaran usai dinyatakan turun level dari level 4 menjadi level 3.

Satu diantaranya dengan melakukan simulasi pembukaan tempat wisata Batang Dolphin Center (BDC).

Dalam simulasi tersebut Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Batang mengecek seluruh kesiapan BDC mulai dari sarana prasarana hingga pembatasan kapasitas pengunjung.

Manajer Operasional Batang Dolphin Center, Oktavianus Bagus Danu Wijaya mengatakan sarana dan prasarana semua sudah memenuhi standart protokol kesehatan karena sebelumnya telah diterapkan.

"Tentu utamanya prokes ketat ya sebelumnya kami juga sudah terapkan itu, kemudian dari Pemkab memberikan kapasitas 25 persen jadi bisa menampung kurang lebih 1000 pengunjung di area kami," tuturnya , Minggu (29/8/2021).

Dikatakan Danu, pihaknya sangat bersyukur menjadi obyek wisata pertama yang menjadi simulasi pembukaan di PPKM level 3 ini sehingga pihaknya akan patuh dan menjalani aturan yang diberikan Pemkab.

Karena sebelumnya, saat obyek wisata ditutup selama PPKM pihaknya cukup terdampak karena sama sekali tidak ada pemasukan sedangkan harus tetap merawat dan memberikan makan hewan.

"Kami sangat bersyukur BDC menjadi yang pertama terkait simulasi pembukaan obyek wisata ini sehingga kami akan patuhi dan menjalaninya sesuai aturan, rencananya akan simulasi awal sekitar satu minggu, semoga dengan ini harapannya bisa kembali menggeliatkan obyek wisata di Batang," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinparpora) Batang, Wahyu Budi Santoso mengatakan simulasi ini menindaklanjuti arahan Gubernur Jateng bahwa daerah yang sudah turun di level 3 diminta untuk mulai melakukan simulasi obyek wisata.

"Simulasi ini tujuannya dalam persiapan obyek wisata karena nanti ke depan perlahan akan dibuka dengan prokes ketat dan tetap pada koridor awal mencegah penyebaran Covid-19, untuk itu yang diutamakan wisata outdoor dulu seperti BDC ini kemudian Kembanglangit, Forest," ujarnya.

Wahyu menjelaskan dalam pelaksanaannya obyek wisata harus memiliki kesiapan tempat sarana prasarana prokes seperti cuci tangan dan lainnya.

"Termasuk paket wisatanya apa saja yang diberikan kita cek harus sesuai prokes mulai dari pintu masuk, lalu SOPnya bagaimana dan semua harus benar-benar dilaksanakan, untuk batasan pengunjung sementara ini maksimal 25 persen dari kapasitas area," jelasnya.

Wahyu menambahkan untuk selanjutnya bertahap sembari menunggu instruksi Bupati terkait boleh tidaknya membuka wisata.

"Hasil simulasi ini akan dilaporkan kepada Ketua Satgas Covid-19, dan selanjutnya menunggu instruksi Bupati," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved