Breaking News:

Berita Banyumas

Kelola Parkir Lebh Aman dan Nyaman, Terminal Bulupitu Purwokerto Gunakan Sistem Parking Gate

Bertahun-tahun menggunakan sistem parkir manual, terminal kelas A Bulupitu Purwokerto, akhirnya menggunakan sistem parking gate. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein memotong pita saat acara peresmian operasionalisasi parking gate, terminal Purwokerto, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Bertahun-tahun menggunakan sistem parkir manual, terminal kelas A Bulupitu Purwokerto, akhirnya menggunakan sistem parking gate. 

Peresmian operasionalisasi parking gate, terminal Purwokerto dihadiri oleh Bupati Banyumas Achmad Husein, Senin (30/8/2021). 

Perubahan sistem parkir ini adalah sebagai upaya meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan, transparansi serta akuntabilitas. 

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Hunian Warga, Pemkab Purbalingga Dapat Bantuan Rp 6 Miliar untuk Bedah Rumah

Baca juga: Sudah Masuk Kategori PPKM Level 3, Kapan Car Free Day di Simpanglima Kota Semarang Dibuka?

Baca juga: 700 Peserta Ikuti Webinar Pendidikan Unissula Semarang, Ganjar: Ora Ketemu Tetep Sinau

Dengan adanya sistem parking gate, akan meminimalisir kejadian pencurian.  

Management parking gate di terminal Bulupitu menjadi salah saat bagian, dari terminal edukasi. 

Kepala Dinas Perhubungan Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan kedepan akan ada panggung hiburan, cafe dan menjadi wisata alternatif keluarga. 

Ia menjelaskan bangunan terminal Bulupitu secara fisik adalah milik pemerintah pusat.

Tetapi ia menerangkan mulai halaman depan sampai taman dikelola oleh Pemkab Banyumas dengan luas tanah 4.5 hektare. 

"Targetnya PAD itu Rp 150 juta per bulan. 

Dengan adanya sistem parking gate di target awal Rp 175 juta perbulan," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Disinggung mengenai trayek angkutan ke Terminal Bulupitu, Bupati Banyumas telah mengeluarkan Perbup Nomer 44 Tahun 2021.

Perbup itu adalah tentang perubahan trayek angkutan umum. 

"Trayek jelas berubah karena saat ini ada kebijakan sistem satu arah, kemudian BRT Trans Jateng dan Trans Banyumas. 

Baca juga: Dukung Industri Smelter di Sulawesi, PLN Tambah Pasokan Listrik ke PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia

Baca juga: Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau di Semarang Baru Capai 15 Persen

Baca juga: Unsoed Purwokerto Kawal Ketahanan Pangan Nasional Melalui Riset Padi Unggulan

Termasuk angkutan pedesaaan, kedepan rutenya akan kemana.

Nanti dibuat buat juga aplikasi Intan Mas 'Integrasi angkutan Banyumas," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved