Breaking News:

Berita Kendal

Ketua DPRD Kendal Ingatkan Guru Jadi Pelopor Penerapan Prokes saat Pembelajaran Tatap Muka

Dibukanya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah pandemi Covid-19 disambut baik Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dibukanya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah pandemi Covid-19 disambut baik Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun.

Katanya, PTM terbatas ini jadi bagian dari solusi atas jenuhnya orangtua di rumah.

Ia mengapresiasi penuh penyelenggaran PTM langsung di sekolah setelah vakum selama 1,5 tahun.

"Kita apresiasi karena memang masyarakat sudah menunggu-nunggu dibukanya pembelajaran tatap muka ini," terangnya, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Pemkot Pekalongan Siapkan Uji Coba PTM di Awal September

Baca juga: Jateng Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Yudi Indras: Pelaksanaannya Tak Boleh Sembrono

Baca juga: Arwah Amalia Hadir Dalam Mimpi Setelah Tewas Dibunuh Bersama Ibu, Beri Petunjuk Minta Hal Ini

Pada PTM terbatas kali ini, Makmun menginggatkan para guru dan tenaga kependidikan agar menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan kepada siswa.

Sehingga, semua yang terlibat dalam pembelajaran langsung di sekolah selalu terjaga dari paparan Covid-19.

Ia juga meminta kepada tenaga pendidik agar bisa menuntun anak didiknya dengan sabar.

Terutama dalam hal memahami pelajaran setelah terdampak pandemi Covid-19. 

Makmun berharap, proses PTM berjalan dengan baik tanpa menimbulkan kasus baru di lingkungan pendidikan.

"Harapan masyarakat selama ini, anaknya bisa sekolah dengan seperti biasa meski harus menerapkan protokol kesehatan. Tugas tenaga pendidik untuk menjadi pelopor norma baru dalam proses belajar. Jadi, yang penting prokesnya jangan ditinggalkan," tuturnya.

Saat ini, 60 sekolah jenjang Paud, SD, dan SMP di Kabupaten Kendal menjalani PTM terbatas. 

Rinciannya, 20 PAUD atau TK, 20 SD sederajat, dan 20 SMP negeri dan swasta.

Baca juga: Bupati Demak Eistianah Target Kota Wali Bersih dari Karaoke Liar, 3 Tempat Nyanyi Langsung Ditutup

Baca juga: Presiden Jokowi: PPKM, Semarang Raya Turun Jadi Level 2, Solo Raya Level 3

Baca juga: Brimob Simongan Semprot Disinfektan Sekolah-sekolah di Kota Semarang

Pemerintah Kabupaten Kendal berencana memperluas sekolah yang mengikuti PTM pada awal September nanti. 

Dengan skema, 3 kali sesi dalam sehari agar bisa menjangkau semua siswa yang ada. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved