Breaking News:

Berita Pekalongan

Pemkab Pekalongan Gagas Gerakan 'Njajan Njo'

Kepemimpinan Fadia Arafiq dan Riswadi ingin wujudkan visi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, adil, merata (Merata) dan berbudaya gotong

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Dok Kominfo Kabupaten Pekalongan
Sejumlah ASN di Kabupaten Pekalongan membeli cilok pedagang yang biasa di keliling di kompleks pemerintahan Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kepemimpinan Fadia Arafiq dan Riswadi ingin wujudkan visi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, adil, merata (Merata) dan berbudaya gotong royong. 

Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Pekalongan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 510/03272 Tahun 2021 Tentang Imbauan Penggunaan/Pembelian Produk-Produk Usaha Mikro Kecil di Kabupaten Pekalongan.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan gerakan 'Njajan Njo' yang digagas oleh Pemkab Pekalongan selaras pula dengan salah satu misi kepemimpinannya yaitu menumbuhkembangkan UMKM sebagai basis perekonomian rakyat.

Disamping itu juga program ini tindak lanjut dari gerakan 'Pekan Jajan' yang dikampanyekan oleh Pemprov Jawa Tengah sebagai upaya membangkitkan ekonomi masyarakat khususnya UMK ditengah Pandemi Covid-19.

"Gerakan Njajan Njo utamanya ditujukan kepada seluruh ASN di lingkungan kantor/instansi/ lembaga pemerintah di Kabupaten Pekalongan dan pegawai di lingkungan BUMN/BUMD, maupun perusahaan swasta di Kabupaten Pekalongan," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (30/8/2021).

Melalui edaran tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh unsur ASN dan lembaga yang lain mendukung gerakan Njajan Njo, khususnya dalam hal pembelian produk kuliner milik UMK, baik untuk konsumsi pribadi atau keluarga dalam rangka kegiatan rapat, sosialisasi, pelatihan, dan sejenisnya.

"Saya juga mengimbau agar setelah membeli hasil produksi atau olahan, kuliner UMK dapat memposting di media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Twitter sebagai bentuk promosi dan kampanye gerakan Njajan Njo di Kabupaten Pekalongan, serta memanfaatkan fitur aplikasi GoShop dan GoFood sebagai salah satu media pembelian produk-produk UMK di Kabupaten Pekalongan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved