KKN IAIN Kudus
Tingkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, IAIN Kudus dan Pemkab Kudus Teken MoU
IAIN Kudus bersinergi dengan Pemkab Kudus dalam meningkatkan tridharma perguruan tinggi serta meningkatkan daya saing daerah.
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - IAIN Kudus bersinergi dengan Pemkab Kudus dalam meningkatkan tridharma perguruan tinggi serta meningkatkan daya saing daerah.
Hal ini ditandai penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M.Ag. dan Bupati Kudus Dr. HM. Hartopo, ST. MM.MH secara desk to desk.
Rektor IAIN Kudus mengapresiasi kerjasama ini, MoU menjadi landasan dalam berkolaborasi antara IAIN Kudus dengan pemerintah daerah.
Dalam MoU ini kedua pihak bersepakat melakukan sinergi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat (tri dharma perguruan tinggi), dalam rangka men-support pembangunan Kabupaten Kudus sekaligus sebagai wahana implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM).
"Sudah banyak aksi yang kita lakukan dalam rangka ikut serta pembangunan di wilayah Kabupaten Kudus, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Sebaliknya Pemerintah Kabupaten Kudus juga telah memberikan dukungan yang besar bagi IAIN Kudus dalam proses transformasi kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri Kudus," ungkapnya.
Mudzakir berharap melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama ini, kerjasama IAIN Kudus dan Pemerintah Kabupaten Kudus yang telah terjalin menjadi semakin kuat dan diperluas.
Sehingga sinergi pembangunan di wilayah Kudus melalui tri dharma perguruan tinggi dapat terwujud.
Kesepakatan Bersama tentang sinergi tri dharma perguruan tinggi dan peningkatan daya saing daerah ini melingkupi peningkatan kualitas sumber daya manusia; penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengabdian masyarakat; pertukaran informasi dan data ilmiah serta penyelenggaraan pertemuan ilmiah; pendampingan pelaksanaan pembangunan daerah; perencanaan dan penelitian dalam rangka penyediaan data bagi perencanaan pembangunan daerah; dan pengembangan potensi daerah.
Mohammad Dzofir, Kepala Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Kudus, menyambut baik kesepakatan bersama tersebut.
Dia menegaskan siap menindaklanjutinya melalui kerjasama dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan dinas terkait.
Dzofir menjelaskan LPPM selama ini telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.
“LPPM bersama Kesbangpol menyelenggarakan kegiatan untuk menumbuhkan nilai-nilai moderasi beragama bagi generasi milenial. Kemudian menerjunkan tim volunteer Qurban untuk memberikan edukasi dan sosialisasi pelaksanaan kurban sesuai dengan prokes,” jelasnya.
Dzofir menambahkan LPPM IAIN Kudus juga menjalin kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk melakukan pemetaan dan pengembangan kawasan pedesaan.
Beberapa waktu yang lalu tim LPPM IAIN Kudus telah merampungkan naskah akademik untuk pengembangan kawasan pedesaan destinasi wisata.
Saat ini LPPM juga sedang menyusun rencana pembangunan kawasan pedesaan untuk destinasi wisata Colo dan industri gula tumbu.
Selanjutnya dalam waktu dekat LPPM juga akan menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi secara blended di 132 desa di wilayah Kabupaten Kudus. (*)