Breaking News:

Berita Tegal

6 SMP di Kota Tegal Mulai Tatap Muka pada 1 September, Untuk SD Diminta Masih Menunggu  

Pemerintah Kota Tegal akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pada Rabu (1/9/2021). 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN AHMAD
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Ismail Fahmi. 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL- Pemerintah Kota Tegal akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pada Rabu (1/9/2021). 

Kebijakan tersebut menyusul status Kota Tegal yang saat ini sudah PPKM Level 3. 

PTM baru akan dilaksanakan untuk jenjang pendidikan tingkat SMP.

Ada enam SMP yang akan melaksanakan PTM, yaitu SMPN 1, SMPN 6, SMPN 7, SMP 17, SMP Al Irsyad, dan SMP Ihsaniyah. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, bulan ini baru jenjang SMP yang sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 Kota Tegal. 

Baca juga: Jumlah Pencari Kartu Kuning di Karanganyar Menurun, PPKM?

Baca juga: 378 Sekolah Negeri dan 104 Sekolah Swasta di Kota Semarang Gelar PTM

Baca juga: Polisi Jemput Yosef dan Istri Muda Terkait Kematian Tuti dan Amalia, Ada Apa?

Untuk jenjang pendidikan SD direncanakan dimulai pada Oktober 2021.

"Ada enam SMP yang siap untuk melakukan piloting. Untuk SMP lain yang sudah siap, bisa mengisi daftar periksa sesuai Dapodik dan akan diverifikasi terlebih dahulu oleh dinas kesehatan," kata Fahmi kepada Tribunjateng.com, Selasa (31/8/2021). 

Fahmi menjelaskan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri), PTM dilaksanakan maksimal 50 persen dalam satu kelas atau rombongan belajar.

Untuk sistem pengaturannya dikembalikan ke masing-masing kepala sekolah. 

Bisa juga dengan menerapkan sistem ganjil genap.

"Karena ini belajar gabungan, maka sekolah harus tetap memberikan fasilitas yang sama kepada siswa yang belajar dari rumah," ujarnya. 

Fahmi mengatakan, PTM berlangsung dengan waktu maksimal empat jam tanpa jam istirahat. 

Ia berpesan, para orangtua harus sudah menyiapkan bekal untuk anaknya masing-masing. 

Baca juga: Purworejo dan Kota Magelang Masih PPKM Level 4, Ganjar Rencanakan Pendampingan

Baca juga: PPKM Sragen Turun Level 3, Siapkan Simulasi PTM dan Nyalakan Lampu Jalan Saat Malam

Juga memastikan anaknya diantar dan dijemput oleh keluarga yang masih dalam satu rumah. 

"Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan lancar. Sehingga bisa menjadi pilot project bagi yang lainnya," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved