Breaking News:

Liputan Khusus

Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Investasi, Investasi Emas Dianggap Lebih Aman & Menguntungkan

Makin banyak korban penipuan investasi bodong lapor polisi. Ada yang lapor di Polres Salatiga, Jepara, Blora, Semarang, Boyolali, Wonosobo dan daerah

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Rumah terduga pelaku investasi bodong Y (20) di Desa Jambu, Kecamatab Mlonggo, Kabupaten Jepara, telah dipasangi garis polisi. Dalam sepekan yang lalu, rumah tersebut ramai didatangi sejumlah orang yang menjadi korban 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Makin banyak korban penipuan investasi bodong lapor polisi. Ada yang lapor di Polres Salatiga, Jepara, Blora, Semarang, Boyolali, Wonosobo dan daerah lalinnya.

Semua itu sedang dalam proses penanganan oleh kepolisian. Total kerugian pun mencapai miliaran rupiah.

Polda Jateng mengingatkan masyarakat agar lebih berhati hati dalam memilih investasi atau ikut arisan. Jangan mudah tergiur iming-iming keuntungan besar yang ditawarkan. Jika keuntungan yang ditawarkan tidak wajar atau janggal, jangan ikut.

Cek dulu legalitas dan logika keuntungannya.

"Jepara laporan cukup banyak, total korban banyak, kerugian belum rekap. Saksi yang sudah diperiksa juga banyak," kata Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-qudusy.

Diketahui, ratusan warga melapor ke Polres Salatiga diduga menjadi korban penipuan arisan dengan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Tak hanya terjadi di Salatiga, kasus arisan bodong juga terjadi di Blora dan Sragen.

Iqbal mengatakan pihaknya akan terus mengejar pihak-pihak yang terlibat dalam arisan bodong ini. Selain arisan bodong juga ada kasus lain yang sedang ditangani yakni penipuan berkedok pinjaman online.

"Jadi kami menyarankan supaya masyarakat lebih berhati-hati saja dan jangan mudah tergiur," tambahnya.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Pranowo mengatakan bahwa pada periode tahun 2018 sampai dengan 2021, Polri telah melakukan 14 penegakan hukum pinjaman online ilegal dengan berbagai modus operandi yang merugikan masyarakat.

Menindaklanjuti hal tersebut, dibutuhkan pedoman bagi para pihak untuk melaksanakan kerja sama dalam rangka melindungi masyarakat dari penawaran pinjaman online ilegal dan memperkuat upaya pemberantasan pinjaman online ilegal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved