Breaking News:

Berita Semarang

PPKM Kota Semarang Level 2, Hendrar Prihadi: Semua Boleh Buka, Sesuai Prokes

Semarang Raya turun level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 3 menjadi level 2.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Semarang Raya turun level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 3 menjadi level 2.

Sesuai arahan presiden, PPKM diperpanjang mulai 31 Agustus - 6 September.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Termasuk TNI, Polri, Pemerintah dan forkopimda Provinsi Jawa Tengah yang telah berupaya melakukan penanganan pandemi di Semarang Raya.

"Pandemi bekum selesai. Maka, ke depan kita harus melakukan hal-hal yang sifatnya mampu mengatasi persoalan Covid-19 baik di wilayah kesehatan maupun sosial, budaya dan ekonomi," papar Hendi, sapaan akrabnya, saat memberikan keterangan pers di kantornya, Selasa (31/8/2021).

Menurutnya, ada sejumlah perubahan aturan PPKM seiring menurunnya level.

Operasional pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok maksimal pukul 21.00, sedangkan yang non kubutuhan pukul 18.00 dengan kapasitas 75 persen.

Pelaku usaha yang menggunakan lahan sendiri semisal toko kelontong, swalayan, minimarket boleh beroperasi maksimal pukul 21.00 dengan kapasitas 75 persen.

Pelaku usaha yang menggunakan lahan publik, semisal PKL, warung makan, dan lapak sektor informal boleh beroperasi hingga pukul 21.00 dengan kapasitas 50 persen serta paling lama makan di tempat 30 menit.

Pusat perbelanjaan atau mall boleh beroperasi hingga pukul 21.00 dengan kapasitas 50 persen.

Tempat wisata dan hiburan buka maksimal hingga pukul 21.00 dengan kapasitas paling banyak 50 persen.

Pengunjung harus sudah divaksin.

Adapun kegiatan seni, budaya, dan olahraga maksimal 50 persen atau paling banyak 100 orang serta sudah divaksin.

Kapasitas transportasi umum maksimal 75 persen.

"Semua hari ini boleh buka tapi mengedepankan protokol kesehatan. (Kelonggaran) lebih pada kuantitas masyarakat yang datang maupun tambahan periode atau jam," jelasnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved