Breaking News:

Berita Sragen

Vaksin Sinopharm di Sragen Mendekati Tanggal Kadaluwarsa, Bupati Punya Ide Cemerlang

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berencana akan melakukan vaksinasi secara door to door kepada para lansia.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Petugas Puskesmas Kedawung Ketika melakukan vaksinasi secara door to door beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berencana akan melakukan vaksinasi secara door to door kepada para lansia.

Cara ini dinilainya efektif agar capaian bisa meningkat.

Ditemui di kawasan Setda Sragen, Bupati menerangkan pihaknya akan menggenjot vaksinasi terhadap lansia di wilayah Utara Bengawan Solo, Yakni Kecamatan Mondokan, Tangen hingga Gesi.

"Kami akan mengadakan door to door (vaksinasi) nanti barangkali Jumat dan Sabtu supaya capaian bisa meningkat. Di wilayah Utara Bengawan digenjot lansianya, yang capaian vaksin rendah seperti Mondokan, Tangen dan Gesi," terang Yuni, Selasa (31/8/2021).

Meski belum memenuhi target, Bupati mengatakan capaian vaksin di Sragen termasuk di pertengahan di tingkat Jawa Tengah.

Yuni mencatat Sragen berada di nomor 14 di tingkat Jateng.

Belum merasa puas, Bupati mengaku akan terus mengejar vaksinasi.

Capaian vaksinasi di Sragen sementara ini sebesar 21,70 persen, pihaknya mentargetkan pekan ini mencapai 25 persen.

"Kemarin target 22 persen bisa 21,7 karena tergantung jumlah vaksin. Kita target lagi dari penghitungan jumlah vaksin yang kami diterima dalam satu pekan ditambah dari TNI, Polri kita gabungkan kalau semua disiplin menginput bisa 24,5 persen lebih," terangnya optimis.

Vaksin Kadaluarsa

Selain itu, Yuni juga diminta oleh pusat agar segera menghabiskan vaksin dosis Sinopharm karena akan kadaluarsa para dua Oktober 2021.

"Kami juga diminta segera dihabiskan itu dosis Sinopharm karena akan kadaluarsa Oktober nanti. kemarin kan untuk ODGJ dan Difabel akan dioptimalkan," lanjut dia.

Yuni mengatakan memang butuh kerja keras untuk melakukan vaksinasi secara door to door namun dinilai efektif atau berhasil mengejar cakupan yang rendah kepada lansia. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved