Breaking News:

Berita Sragen

Warga Sragen Masuk Data DTKS Namun Belum Terima Bantuan, Terima Sembako Hari ini

Warga KK miskin yang masuk di DTKS namun belum mendapatkan bantuan apapun mulai menerima bantuan sembako.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Warga Karangmalang terima bantuan sembako di Kantor Kecamatan Karangmalang, Rabu (1/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Warga KK miskin yang masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) namun belum mendapatkan bantuan apapun mulai menerima bantuan sembako.

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyalurkan bantuan melalui Kecamatan masing-masing, sehingga warga hanya perlu datang ke kecamatan.

Pemberian sembako dilakukan secara drive thru di tempat parkir Kantor Kecamatan. Proses ini dipantau langsung Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

"Hari ini saya mengecek pemberian sembako kepada KK miskin yang masuk di data DTKS tetapi belum dapat bantuan apapun."

"Bantuan disalurkan di masing-masing kecamatan secara drive thru," kata Bupati usai meninjau di Kantor Kecamatan Karangmalang, Rabu (1/9/2021).

Yuni melanjutkan penyaluran berjalan lancar dan tidak menimbulkan kerumunan. Dari hasil pemantauannya, petugas justru lebih banyak dibandingkan penerima yang datang.

Di Kecamatan Karangmalang sendiri ada sebanyak 941 KK yang menerima bantuan ini. Tidak hanya di Karangmalang, Bupati juga melakukan pantauan di Kecamatan Sambirejo.

"Di Karangmalang ada 941. Selama satu pekan ini kami distribusikan semua di kecamatan-kecamatan total seluruhnya ada 21 ribuan penerima di Kabupaten Sragen," lanjut dia.

Selesai pembagian sembako ini, Bupati menyampaikan seluruh masyarakat yang masuk di DTKS sudah menerima bantuan. Termasuk warga terdampak Pandemi Covid-19 juga telah diberi bantuan.

Meskipun tidak bisa disamakan, nilai bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi dengan kabupaten. Meskipun indexnya berbeda, Yuni memastikan perhatian pemerintah sudah sepenuhnya.

"Insyaallah dengan ini semua masyarakat kita yang masuk DTKS sudah dapat bantuan.  Termasuk yang terdampak seperti UMKM, pekerja seni, ojek online, kuli panggul sudah kami berikan. InsyaAllah sebagian besar sudah kami sentuh," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved