Breaking News:

Pendidikan

Webinar FE Unnes Bahas Riset,Guru Besar Malaysia Sampaikan Kiat Tembus Jurnal Terindeks Scopus

Adanya pandemi Covid-19 mempermudah belajar dari mana saja dan dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Unnes
Tangkapan layar ruang virtual Webinar Business and Economics 'Current Issues in Business and Economics (Education) Research'. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Heri Yanto menyatakan, adanya pandemi Covid-19 mempermudah belajar dari mana saja dan dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Satu upaya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yakni dari berbagai macam webinar dalam satu hari.

Hal itu diungkapkan Prof Heri Yanto saat membuka Webinar Business and Economics 'Current Issues in Business and Economics (Education) Research' pada Selasa (31/8/2021).

"Saya mengapresiasi webinar dengan tema riset, dapat menambah wawasan cara melakukan publikasi dengan benar sehingga dapat meningkatkan kinerja," kata Heri Yanto, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).

Pembicara utama webinar adalah Prof Norzaidi Haji Mohd Daud dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) dan Dr Jarot Tri Bowo Santoso dari Unnes.

Prof Norzaidi Haji Mohd Daud menyampaikan materi strategi melakukan publikasi di jurnal scopus yang kredibel.

Kemudian, ia menjelaskan cara menyusun artikel penelitian dimulai dari pendahuluan, literatur review, metode penelitian, hasil dan pembahasan, limitasi penelitian, dan kesimpulan serta saran bagi peneliti selanjutnya.

"Dalam sebuah artikel yang diutamakan adalah novelty, kebermanfaatan atau kontribusi bagi masyarakat. Oleh karena itu, kita harus dapat memotret kondisi lingkungan untuk dapat menemukan novelty," jelasnya.

Selanjutnya, Dr Jarot Tri Bowo Santoso, menjelaskan strategi menentukan tema penelitian pendidikan akuntansi.

"Tema tersebut bisa diperoleh dari mengamati lingkungan belajar seperti kepuasan pembelajaran online, motivasi belajar, gaya mengajar, penggunaan internet, penggunaan e-learning, dan lain sebagainya yang relevan dengan pembelajaran online saat ini," ucapnya.

Webinar dihadiri 120 peserta berasal dari UNNES, UiTM, Pascasarjana Unnes, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP).(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved