Breaking News:

Berita Semarang

Ombudsman Jateng Sebut Pengelolaan Limbah Vaksinasi Puskesmas Semarang Belum Optimal

Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah soroti pengelolaan limbah vaksinasi di Kota Semarang.

bali.tribunnews.com
ILUSTRASI - Jarum suntik bekas. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah soroti pengelolaan limbah vaksinasi di Kota Semarang.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Siti Farida mengatakan, pengelolaan limbah vaksinasi khususnya di puskesmas belum dilakukan secara optimal.

Berdasarkan kajian cepat yang dilakukan di enam puskesmas di Kota Semarang, belum ada aturan terkait pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Selain itu juga tidak terdapat standarisasi bentuk dan struktur bangunan pempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3.

Atas temuan tersebut, pihaknya menyampaikan saran pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Ombudsman meminta DLH bersama-sama dengan stakeholder terkait melakukan penyusunan peraturan tentang pengelolaan dan penyimpanan limbah B3 di UPT puskesmas di Kota Semarang.

"Ombudsman meminta DLH Kota Semarang segera melakukan evaluasi dan pengawasan tempat penyimpanan sementara (TPS) Limbah B3 di setiap puskesmas di Kota Semarang," tuturnya, Kamis (2/9).

Pihaknya minta Dinas Kesehatan Kota Semarang mendorong seluruh puskesmas melengkapi dokumen UKL atau UPL.

Ombudsman juga minta Dinas Kesehatan kota Semarang segera melakukan pendampingan dan evaluasi dalam penyususnan SOP pengelolaan limbah vaksin Covid-19 kepada seluruh puskesmas di Kota Semarang.

"Ombudsman meminta Dinas Kesehatan kota Semarang segera memberikan pendampingan dan evaluasi penyusunan perjanjian kerja sama/MoU dengan pihak ketiga," sambungnya.

Ditambahkan, perbaikan tersebut merupakan salah satu bentuk pengawasan Ombudsman dengan mengedepankan fungsi pencegahan maladministrasi.

"Dalam pelaksanaan saran perbaikan tersebut, karena kajian cepat ini merupakan ranah pencegahan maladministrasi, Ombudsman memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk berkomunikasi dan berkoordinasi secara aktif dengan Ombudsman," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved