Breaking News:

Unsoed Purwokerto

Anemoi Candle Lilin Aromaterapi Buatan Mahasiswa Unsoed Purwokerto

Mereka menciptakan inovasi lilin aromaterapi ramah lingkungan dan aesthetic dari jelantah yang diberi nama Anemoi Candle.

Editor: abduh imanulhaq
UNSOED
Mahasiswa Unsoed Purwokerto memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan yang diberi nama Anemoi Candle. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Salah satu limbah rumah tangga dan industri yang hingga saat ini masih belum dapat dikelola dengan baik adalah limbah minyak goreng (jelantah).

Namun di tangan sekelompok mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, minyak jelantah dapat diubah menjadi produk bernilai ekonomi.

Mereka menciptakan inovasi lilin aromaterapi ramah lingkungan dan aesthetic dari jelantah yang diberi nama Anemoi Candle.

Mahasiswa yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa ini terdiri dari Reza Nur A’idah (Jurusan Kesehatan Masyarakat), Arifin Nur Muhammad (Fisika), dan Thalia Nur Firda (Manajemen).

Di bawah bimbingan Dr. Eng. Mukhtar Effendi (dosen Jurusan Fisika), tim ini berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) tahun 2021.

PKM-K menjadi salah satu tempat untuk memfasilitasi potensi mahasiswa khususnya dalam berwirausaha.

Ide berwirausaha dapat berasal dari berbagai sumber, seperti permasalahan yang terjadi di lingkungan.

Pencemaran lingkungan sebagian besar bersumber dari limbah rumah tangga dan industri seperti jelantah.

Reza mengatakan bahwa ide pengolahan jelantah menjadi barang yang bernilai juga muncul salah
satunya saat mengikuti kelas dengan dosen di Unsoed.

Dia menjelaskan kebiasaan masyarakat Banyumas yang gemar mengonsumsi makanan berminyak, salah satunya mendoan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved