Breaking News:

Berita Pendidikan

Dosen Jurusan Pendidikan Ekonomi Unnes Kembangkan Rural Entrepreneurship Melalui BUMDes

Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan Webinar Rural Entrepreneurship.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rival al manaf
Dokumen Unnes
Tangkapan layar ruang virtual Webinar Rural Entrepreneurship Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes).dok Unnes 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan Webinar Rural Entrepreneurship bertema 'Strategi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berbasis Potensi Desa', Kamis (2/9/2021).

Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual tersebut merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari tim dosen yang terdiri dari Dr Amir Mahmud, Ida Nur Aeni MSc, dan Nurdian Susilowati MPd.

Webinar menghadirkan pakar di bidang pengelolaan pemberdayaan masyarakat dan BUMDes yaitu Camat Jambu, Moh Edy Sukarno dan pakar desa wisata sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi Unnes, Nanik Sri Utaminingsih MSi, Akt.

Acara diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari pemerintah desa, pengurus BUMDes, dosen, pemerhati wisata dan budaya, mahasiswa dan masyarakat umum.

Ketua tim pengabdian kepada masyarakat, Amir Mahmud mengatakan, satu upaya meningkatkan jiwa kewirausahaan masyarakat desa (rural entrepreneurship) adalah dengan membangun BUMDes.

"Harapannya dapat meningkatkan jejaring bisnis dan going concern usaha yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian desa dalam jangka panjang," kata Amir, dalam keterangan tertulis, Jumat (3/9/2021).

Dikatakannya, dasar hukum pendirian BUMDes adalah Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

"Dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes, memberikan kekuatan hukum bagi BUMDes untuk dapat menjalin kemitraan dengan pihak manapun," jelasnya.

Amir menyampaikan, pentingnya peningkatan pengelolaan potensi desa. Menurutnya, yang perlu dilakukan desa adalah mengidentifikasi potensi desa, bekerja sama dengan perguruan tinggi, dan menumbuhkan BUMDes.

Sementara, Camat Jambu, Moh Edy Sukarno menyampaikan materi tentang strategi pengelolaan BUMDes berbasis potensi lokal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved