Berita Artis
Profil Eben Burgerkill Gitaris Band Metal Meninggal Dunia Hari Ini
Gitaris Burgerkill, Aries Tanto atau lebih dikenal dengan nama Eben Burgerkill, meninggal dunia pada Jumat (3/9/2021), pukul 16.15 WIB.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Gitaris Burgerkill, Aries Tanto atau lebih dikenal dengan nama Eben Burgerkill, meninggal dunia pada Jumat (3/9/2021), pukul 16.15 WIB.
Saat ini, jenazah di bawa ke rumah duka kawasan Bandung, Jawa Barat.
Diduga Eben Burgerkill meninggal dunia karena jantung.
Dilansir dari wikipedia.com, Eben kini sudah tidak lagi berstatuskan sebagai personil Burgerkill.
Meski demikian, Eben merupakan salah satu pendiri Burgerkill yang resmi terbentuk pada 1995 silam.
Profil band Burgerkill
Bersama Ivan, Kimung, dan Dadan, Eben merupakan personil pertama Burgerkill.
Burgerkill merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Christian Franklin Muttler yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal 1997.
Pada akhir tahun 1997, Burgerkill kembali ikut serta dalam kompilasi Breathless dengan menyertakan lagu Offered Sucks didalamnya.
Disekitar awal tahun 1999, mereka mendapat tawaran dari perusahaan rekaman independent Malaysia, Anak Liar Records yang berakhir dengan deal merilis album Three Ways Split bersama dengan band Infireal (Malaysia) dan Watch It Fall (Prancis).
Pada tahun 2000, akhirnya Burgerkill berhasil merilis album perdana mereka dengan title Dua Sisi oleh Riotic Records.
Pada tahun yang sama, band ini juga merilis single Everlasting Hope Never Ending Pain lewat kompilasi Ticket To Ride.
Mereka menjadi nominator Band Independent Terbaik ala majalah NewsMusik pada tahun 2000.
Awal tahun 2001 Burgerkill berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah perusahaan produk sport apparel asal Amerika, Puma, selama 1 tahun.
Burgerkill mendapat support setiap kali Burgerkill melakukan pementasan.
Dan sejak Oktober 2002 sebuah produk clothing asal Australia: INSIGHT juga mensupport dalam setiap penampilan mereka.
Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di negeri ini, Sony Music Entertainment Indonesia.
Dan setelah itu akhir tahun 2003, Burgerkill berhasil merilis album kedua mereka dengan title Berkarat.
Pada pertengahan tahun 2004, lewat album Berkarat Burgerkill masuk kedalam salahsatu nominasi dalam salah satu event Achievement musik terbesar di Indonesia Ami Awards.
Dan secara mengejutkan mereka berhasil menyabet award tahunan tersebut untuk kategori Best Metal Production.
Di awal tahun 2005, Toto memutuskan untuk meninggalkan band tersebut.
Mereka kembali merombak formasinya dengan memindahkan Andris dari posisi Bass ke posisi Drums dan terus melanjutkan proses penulisan lagu dengan menggunakan additional bass player.
Ivan sang vokalis akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di tengah-tengah proses peluncuran album baru mereka di akhir Juli 2006.
Setelah melewati proses Audisi Vokal, mereka menemukan Vicki di awal tahun 2007 sebagai Frontman baru untuk tahap berikutnya dalam perjalanan karier mereka.
Dan pada awal Januari 2007 mereka telah sukses menggelar serangkaian tour di kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali dalam rangka mempromosikan album baru mereka. Tahun 2009 menggelar konser "Allegiance to Metal Tour 2009" bersama Psycroptic dan Nemesis.
Band ini pernah satu panggung dengan beberapa band luar deperti The Black Dahlia Murder, As I Lay Dying, dan Himsa.
Band ini juga berkerjasama dengan Xenophobic Records untuk mengedarkan album mereka di Australia.
Band ini juga akan merilis album baru mereka, Venomous pada bulan Juni 2011.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/profil-eben-burgerkill-gitaris-band-metal-meninggal-dunia-hari-ini.jpg)