Breaking News:

Berita Karanganyar

Siap-siap Pembelajaran Tatap Muka, Relawan Karanganyar Bantu Disinfektan dan Sabun Cair ke Sekolah

Relawan Karanganyar memberikan bantuan disinfektan dan sabun cair ke TK, PAUD dan SD menyusul adanya rencana simulasi pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
Dokumentasi relawan Karanganyar Emergency.
Anggota Karanganyar Emergency menyerahkan bantuan ke Kantor Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Relawan Karanganyar memberikan bantuan disinfektan dan sabun cair ke TK, PAUD dan SD yang ada di dua kecamatan wilayah Kabupaten Karanganyar menyusul adanya rencana simulasi pembelajaran tatap muka (PTM).

Total sudah ada 600 liter desinfektan dan sekitar 400 sabun cair dibagikan ke Kecamatan Jaten dan Kecamatan Kebakkramat.

Disinfektan yang nantinya dibagikan ke sekolah itu merupakan buatan sendiri.

Baca juga: Bapera Kota Semarang dan Binmas Polda Jateng Semprot Disinfektan dan Bagi Masker di Banaran

Baca juga: Akhir Pekan Ini, Wisata Alam Kawasan Taman Nasional Karimunjawa Dibuka untuk Umum

Baca juga: Dinas PUPR Kendal Targetkan Pembukaan Jalan Terpotong Kecamatan Gemuh-Patean Rampung 2022

Adapun bantuan diserahkan ke UPT dan Satgas Covid-19 tingkat desa untuk kemudian diserahkan ke sekolah.

Wakil Komandan Karanganyar Emergency, Maryono menyampaikan, kegiatan ini dilakukan oleh relawan Karanganyar Emergency Pos Sroyo bersama yayasan Harmoni.

Pembagian bantuan berupa desinfektan dan sabun cair telah dilakukan pada akhir Agustus 2021 kemarin.

"Sasaran sekolah PAUD, TK dan SD. Karena ada persiapan pembelajaran tatap muka," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (3/9/2021).

Dia menuturkan, pengadaan desinfektan dan sabun cair berasal dari dana sukarela.

Lanjutnya, sementara ini bantuan memang hanya diberikan ke beberapa kecamatan karena keterbatasan berbagai hal.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar memutuskan akan mulai menggelar simulasi PTM pada 13 September 2021. 

Baca juga: Spiegel Space Berkolaborasi dengan PMI Gelar Donor Darah di Kota Lama Semarang

Baca juga: Akhir Pekan Ini, Wisata Alam Kawasan Taman Nasional Karimunjawa Dibuka untuk Umum

Baca juga: Dinas PUPR Kendal Targetkan Pembukaan Jalan Terpotong Kecamatan Gemuh-Patean Rampung 2022

Direncanakan, simulasi PTM itu akan diikuti semua SMP baik negeri atau swasta dengan jumlah siswa per kelas 50 persen.

Sedangkan PAUD dan SD dibatasi masing-masing kecamatan 5 sekolah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved