Breaking News:

Berita Kesehatan

Edukasi Masyarakat dan Nakes terkait Perawatan Pasien Kanker Stadium Akhir, YKI Gelar Pelatihan

Berikan Edukasi Ke Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terkait Perawatan Pasien Kanker Stadium Akhir, YKI Semarang Gelar Pelatihan Paliatif Virtual

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
Istimewa
Ketua YKI Semarang Eko Adhi Pangarsa, saat menghadiri pertemuan virtual, Sabtu (3/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah penderita kanker di Jateng pada 2013 silam mencapai 68.630 jiwa.

Meski belum ada data terbaru, namun jumlah tersebut diprediksi naik setiap tahunnya.

Guna membantu penderita kanker, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Semarang menggelar pelatihan.

Pelatihan yang akan diadakan pekan depan secara virtual itu menyasar ke keluarga serta tenaga medis.

Dijelaskan Ketua YKI Semarang, Eko Adhi Pangarsa, pelatihan yang digelar merupakan pelatihan perawatan paliatif.

“Pasien kanker mengalami berbagai masalah fisik seperti nyeri, sesak nafas, penurunan berat badan, gangguan aktivitas tetapi juga mengalami gangguan psikososial dan spiritual yang mempengaruhi kualitas hidup pasien dan keluarganya.

Sehingga dukungan terhadap kebutuhan psikologis, sosial dan spiritual membutuhkan perawatan interdisiplin yaitu perawatan Paliatif,” tuturnya dalam pertemuan virtual, Sabtu (4/9/2021).

Dijelaskannya, hampir sebagian besar kanker ditemukan pada stadium lanjut dengan angka harapan hidup yang rendah.

“Untuk itu perawatan paliatif dibutuhkan guna membantu seorang penderita kanker dalam semua tahap perjalanan sakitnya, terutama pada stadium lanjut, untuk hidup lebih nyaman,” paparnya.

Ia menjelaskan, program paliatif merupakan bentuk layanan kesehatan yang terus dikembangkan berdasarkan Surat Keputusan Menkes Nomor 812/Menkes/SK/VII/2007 tentang Kebijakan Paliatif.

“Tujuan dari pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para peserta pelatihan di bidang perawatan pasien paliatif kanker dan non kanker, serta mampu mengaplikasikan perawatan paliatif di institusi kesehatan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Budi Setiawan Dokter Penyakit Dalam di RSUP Dr Kariadi Semarang, yang juga pengurus YKI Semarang menjelaskan, pelatihan tersebut akan digelar pada 11,12,18 September mendatang.

“Acara tersebut rutin digelar, sampai sekarang peserta yang mengikuti pelatihan mencapai 771 peserta. Dari total tersebut 69,8 pesen adalah perawat, dan sisanya masyarakat umum. Peserta berasal dari seluruh Indonesia, dimana peserta terjauh dari Kendari Sulawesi Tenggara,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved