Breaking News:

Berita Kriminal

Jumlah Tersangka Cungkil Mata Anak untuk Pesugihan Bisa Bertambah, Ayah dan Ibu Korban Ditangkap

Polisi menyebut jumlah tersangka pencungkilan mata bocah untuk ritual pesugihan bisa bertambah.

Editor: rival al manaf
KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.
Seorang bocah perempuan menjani perawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sunggiminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan kondisi mata tercungkil diduga menjadi korban pesuguhan oleh orangtuanya. Jumat, (3/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi menyebut jumlah tersangka pencungkilan mata bocah untuk ritual pesugihan bisa bertambah.

Sebelumnya Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, dan Paman korban telah ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

AP (6), bocah korban ritual pesugihan kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf dengan kondisi mata kanan tak lagi berfungsi.

Baca juga: Ditemukan Mayat Pria di Pantai Batu Belig Bali, Lengan Kanan Kenakan Gelang Tridatu

Baca juga: Sudah Pulih, Yahya Waloni Telah Dikembalikan ke Tahanan Bareskrim Polri

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 5 SD Halaman 109 110 dan 111 Subtema 3 Kewajiban dan Tanggungjawab

Peristiwa naas ini terjadi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Kapolres Gowa, AKBP Tri Pulungan datang membesuk korban di ruang perawatan.

Dia berjanji akan mengusut kasus itu hingga tuntas.

"Kasus ini kami terus usut dan kemungkinan besar tersangka akan bertambah, kami juga akan mengusut soal ritual pesugihan ini sebab telah menyesatkan masyarakat," kata Tri Goffarudin.

AP yang masih berusia 6 tahun menjadi korban ritual pesugihan dengan kondisi mata kanan tercungkil.  

Kasus ini berawal saat salah seorang keluarga korban memergoki korban tengah dianiaya oleh kerabat intinya hingga akhirnya korban berhasil diselamatkan oleh petugas Babinkamtibmas.

Kerabat yang bernama Bayu (34) itu mulanya mendengar suara tangisan seorang anak.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved