Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Tahun Ketiga kepemimpinan Ganjar-Yasin di Provinsi Jateng, 40 Ribu Rumah Teraliri Listrik Gratis

Pemprov Jawa Tengah memberi bantuan sambungan listrik gratis atau listrik murah untuk 15 ribu rumah pada tahun ini.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemprov Jateng
Petugas PLN memasang sambungan listrik pada rumah warga kurang mampu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberi bantuan sambungan listrik gratis atau listrik murah untuk 15 ribu rumah pada tahun ini.

Hal itu merupakan satu di antara pencapaian tiga tahun pemerintahan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Bantuan itu ditujukan untuk membantu rumah warga miskin, serta menggenjot perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Pertanyaan Anak SMP Bikin Najwa Shihab Sedih, Kenapa Arsenal Kalah Melulu?

Baca juga: Dr Aqua: Nakes Harus Terus Belajar Memberi Pelayanan Melebihi Kepuasan Pelanggan

Baca juga: Selain Guci yang Sudah Boleh Buka, Wisata Lainnya di Tegal akan Menyusul dan Tunggu Kondisi Level 2

Program itu dilakukan di berbagai daerah di Jateng seperti Banyumas, Wonogiri, Cilacap, Pati, Kebumen, Blora, Rembang, dan lainnya.

Saat ini, progress pekerjaan masih berlangsung hingga akhir tahun. Sampai Juli 2021 sudah terpasang 4.304 unit rumah atau 28,69 persen.

"Total dipasang sampai 2020 sudah sampai pada angka 40 ribu lebih sambungan. Yang tahun ini, sudah bertambah lagi progres tahun ini masih belum closing (sesuai target), karena ini masih ongoing (sedang berlangsung)," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, dalam keterangannya, Minggu (5/9/2021).

Program yang merupakan instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ini masih berlangsung. Sesuai rencana, tahun ini akan dipasang 15 ribu sambungan listrik.

Kendati pandemi, pihaknya tetap akan memproyeksikan sampai akhir tahun 2021 untuk bekerja keras mewujudkannya.

"Optimisnya terpasang 10 ribu (sambungan listrik). Karena tahun ini sepertinya kita pasang 15 ribu tapi ternyata banyak yang sudah mulai pasang sendiri," sambungnya.

Berkurangnya rencana pemasangan sambungan listrik juga akibat faktor lain seperti pemilik rumah yang sudah meninggal, dan lain sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved