Berita Banjarnegara

Ungkap Rasa Syukur Budhi Sarwono Jadi Tersangka KPK, Warga Banjarnegara Cukur Gundul

Sejumlah warga melakukan cukur gundul hingga tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur setelah Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditetapkan menjadi ters

Editor: m nur huda
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Warga Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mencukur gundul rambutnya setelah bupati setempat Budhi Sarwono ditahan KPK atas kasus korupsi, Sabtu (4/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Sejumlah warga melakukan cukur gundul hingga tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur setelah Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi, Jumat (3/9/2021).

Selain itu, suka cita juga diungkapkan melalui spanduk-spanduk yang dipasang di sejumlah titik di Alun-alun Banjarnegara.

Aksi-aksi tersebut digelar oleh Forum Banjarnegara Bersatu (FBB) dan Forum Jasa Konstruksi (Forjasi), Sabtu (4/9/2021).

Salah seorang peserta cukur gundul, Yanto Togog, mengatakan, aksinya itu merupakan bentuk perwujudan nazar.

Baca juga: KPK Ditantang Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Buktikan Aliran Uang Rp 2,1 Miliar

Baca juga: KPK Yakinkan Miliki Bukti Kuat Budhi Sarwono Terima Fee Proyek Infrastruktur Rp 2,1 Miliar 

Baca juga: Bupati Banjarnegara Santai Kantor dan Rumah Dinas Digeledah KPK, Budhi Sarwono Bagi Bansos Warga

Baca juga: Bupati Banjarnegara Minta Maaf & Siap Dikutuk Apapun, Tak Sengaja Sebut Luhut dengan Pak Penjahit

Anggota FBB ini mengaku bakal menggunduli rambutnya bila kasus korupsi itu terbongkar.

"Saya memang sudah bernazar cukur gundul. Dengan cukur gundul ini semoga ke depan pemerintahan di Banjarnegara menjadi bersih," ujarnya.

Sebelum aksi cukur gundul dimulai, warga terlebih dulu mengadakan doa bersama.

Ketua FBB Setiawan Budiarto menuturkan, pihaknya rencananya mengadakan acara tasyakuran selama tujuh hari berturut-turut.

Kegiatan itu bakal diselenggarakan di lokasi berbeda-beda secara bergantian.

"Syukuran akan terus dilakukan, sudah banyak masyarakat yang urunan," ucapnya di Desa Pucang, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Setiawan menyampaikan, memang selama ini pembangunan infrastruktur di Banjarnegara sangat pesat.

Namun, menurutnya, banyak masyarakat yang justru dirugikan.

"Masyarakat di kampung enggak tahu kalau bupati ini korupsi, karena terlena dengan jalan yang halus. Masyarakat dininabobokan dengan jalan halus, padahal itu menguntungkan bupati," ungkapnya.

Selain menyelenggarakan tasyakuran dan aksi cukur gundul, FBB dan Forjasi juga memasang spanduk yang mengapresiasi KPK.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved