Breaking News:

Berita Pati

Dinkop UMKM Pati Bikin Katalog Kuliner, Nglarisi Bakul Jajanan

Penerbitan katalog tersebut merupakan tindak lanjut intruksi Bupati Pati Haryanto untuk membantu UMKM pada masa pandemi Covid-19 dengan cara membeli.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Daniel Ari Purnomo
Dinas Koperasi dan UMKM Pati
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pati Wahyu Setyawati menunjukkan katalog kuliner UMKM 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati menerbitkan katalog produk kuliner. 

Penerbitan katalog tersebut merupakan tindak lanjut intruksi Bupati Pati Haryanto untuk membantu UMKM pada masa pandemi Covid-19 dengan cara membeli dagangan mereka. 

Haryanto menggerakkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pegawai di lingkungan Pemkab Pati untuk secara massif membeli jajan produk UMKM kuliner melalui Program Tebar ke-Bike-an (Gerakan Ayo Jajan).

Adapun katalog kuliner tersebut mencakup 108 UMKM di bawah binaan DinkopUMKM, dari berbagai kecamatan.

“Sebelumnya kami melakukan pendataan pada semua UMKM. Adanya katalog ini bisa menjadi semacam panduan untuk program 'nglarisi' UMKM. Meskipun tidak menutup kemungkinan masyarakat, khususnya kalangan ASN bisa nglarisi dagangan UMKM tetangganya sendiri,” jelas Kepala Dinkop UMKM Pati, Wahyu Setyawati, Senin (6/9/2021).

Katalog itu antara lain berisi produk makanan ayam goreng, bandeng presto, aneka jajanan, dan minuman, baik tradisional maupun kekinian.

Katalog tersebut juga mencantumkan alamat lengkap dan nomor kontak untuk pemesanan.

“Harapannya, melalui langkah seperti ini pelaku UMKM bisa terbantu. Tidak sedikit di antara mereka yang mengeluh usahanya mengalami kesulitan saat PPKM ,” terang Wahyu.

Untuk diketahui, kebijakan jajan ke pelaku UMKM ini telah dituangkan dalam surat edaran Bupati untuk para ASN. 

Bupati Haryanto menyebut, hal ini merupakan wujud kepedulian terhadap para pelaku UMKM.

"Ini sebagai upaya untuk membantu para pedagang kaki lima (PKL) maupun pelaku UMKM yang masih terdampak pandemi Covid-19. Meskipun semua lapisan masyarakat terdampak adanya pandemi, namun setidaknya para ASN memiliki penghasilan tetap. Karena itu harus mau membantu," jelas Bupati Haryanto. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved