Fokus
Fokus: Sabar, Ini Belum Berakhir
Kasus baru covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan. Hal ini patut disyukuri, berkat doa dan upaya bersama seluruh komponen untuk kelua
Penulis: m nur huda | Editor: Catur waskito Edy
Tajuk Ditulis Oleh Jurnalis Tribun Jateng, M Nur Huda
TRIBUNJATENG.COM - Kasus baru covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan. Hal ini patut disyukuri, berkat doa dan upaya bersama seluruh komponen untuk keluar dari gelombang kedua yang menerpa negeri ini beberapa waktu lalu.
Tapi, kasus orang terpapar covid-19 tiap hari hingga kini masih terjadi. Hal ini menegaskan, bahwa pagebluk ini belum berakhir.
Penetapan status PPKM berbasis Level oleh pemerintah untuk tiap-tiap daerah memberikan efek positif pada aktivitas perokonomian, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Persoalannya, ketika status PPKM Level sudah dilonggarkan justeru dianggap bahwa pandemi telah berakhir. Yang terjadi di lapangan, masyarakat cenderung abai terhadap protokol kesehatan (Prokes).
Hari ini, banyak kita jumpai di sejumlah tempat sudah mulai muncul kerumunan, beraktivitas tanpa menerapkan prokes 6M. Yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, dan mendapatkan vaksinasi.
Jika melihat data terbaru, kasus covid-19 di Indonesia per Sabtu 4 September 2021, masih ada penambahan pasien positif Covid-19 sejumlah 6.727 orang.
Kemudian jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia juga masih terus bertambah. Pada periode 3-4 September tercatat 539 orang meninggal.
Pemerintah juga mencatat kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 160.699 kasus dan suspek Covid-19 sebanyak 259.246 orang.
Sementara vaksinasi tidak serta merta orang terhindar dari virus corona. Jumlah orang yang telah disuntik vaksin pun masih jauh dari target.
Data per 4 September 2021, vaksinasi dosis pertama telah disuntikan ke 66.353.669 orang, kemudian yang telah divaksin dosis kedua ada 38.030.652 orang, dan vaksin booster atau dosis tiga ada 706.578 orang. Sedangkan target herd immunity Indonesia 208.265.720 orang.
Melihat data kasus baru dan perbandingan jumlah orang belum divaksin, hal ini membuktikan bahwa risiko penularan virus masih ada. Bahkan ada risiko terjadinya gelombang covid-19 berikutnya.
Maka, pemerintah sebaiknya tidak terburu-buru melonggarkan aturan untuk kembali ke masa normal. Butuh sabar sesaat lagi hingga situasi benar-benar membaik.
Sebab, ketika mobilitas orang sudah tak terkendali lagi dan cenderung mengabaikan prokes, tentu hal ini membahayakan. Kita tentu tak ingin kembali lagi seperti masa-masa beberapa waktu lalu dimana aktivitas sosial benar-benar terbatas.
Seiring psikologi masyarakat yang sudah bosan dengan pembatasan aktivitas sosial, maka solusi yang saat ini bisa dilakukan adalah percepatan vaksinasi. Kemudian menjadikan kebiasaan memakai masker sebagai gaya hidup.
Sebab, diyakini bahwa covid-19 tidak akan musnah dari Indonesia dalam waktu dekat. Bisa jadi, jumlah kasus menurun di daerah satu, kemudian naik di daerah lain. Maka pemahaman mengenai pengetatan pembatasan aktivitas masyarakat juga mesti dibiasakan.(*)
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 5 SD Halaman 2 3 4 5 Subtema 1 Pembelajaran 1 Makanan Sehat
Baca juga: Peruntungan Shio Hari Ini Senin 6 September 2021
Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Halaman 45 47 48 49 Tema 4 Subtema 1 Pembelajaran 6
Baca juga: Cetak Gol, Hanif Sjahbandi: Untuk Anak Saya dan Warga Malang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tajuk-ditulis-oleh-wartawan-tribun-jateng-m-nur-huda_20180504_071828.jpg)