Breaking News:

Berita Banjarnegara

Kades Duren dan Limbangan Puji Bupati Banjarnegara Meski Ditahan KPK: Bapak Pembangunan

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono tetap didukung warga meski terlibat dalam kasus korupsi KPK.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Potret Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bersama warganya usai meninjau proyek pembangunan infrastruktur. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Jembatan Plipiran yang menghubungkan Kecamatan Madukara dengan Kecamatan Pagentan, Banjarnegara menjadi proyek terakhir yang diresmikan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono sebelum ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK,  Jumat (3/8/2021). 

Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 7 meter tersebut diresmikan Budhi pada Jumat Kliwon, (27/8/2021), atau sepekan sebelum ia ditetapkan tersangka. 

Semenjak memimpin daerah, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memang kerap mengundang kontroversi. 

Bukan hanya sikapnya yang berbeda dengan kepala daerah lain, kebijakannya pun penuh kontroversi. 

Sejak mencalonkan diri sebagai Bupati Banjarnegara berpasangan dengan Syamsudin, program yang ia tawarkan adalah terpenuhinya aksesibilitas masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. 

Lama berkecipung di dunia kontruksi sepertinya membuat Budhi paham betul cara terbaik membangun infrastruktur.

Sementara ia melihat banyak masyarakat, terutama di desa terpencil belum menikmati akses jalan yang bagus. 

Budhi yang dikenal tak punya urat takut ternyata mudah menangis saat mendengar ironi kehidupan yang melanda rakyat kecil. 

Ia terharu saat mendengar cerita ibu hamil meninggal di jalan karena akses sulit menuju rumah sakit.

Juga kisah pengendara yang kecelakaan hingga meninggal gegara menghindari lubang di jalan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved