Breaking News:

Berita Regional

KM Bali Permai Hilang di Samudera Hindia Sejak 24 Juli, Pencarian 19 ABK Libatkan Australia

KM Bali Permai -169 dengan 19 anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak sejak 24 Juli 2021 di Samudera Hindia

Editor: m nur huda
tribunnews.com
ILUSTRASI kapal tenggelam. 

Sementara itu Basarnas mengerahkan 15 kapal ikan yang ada di sekitar LKP.

Upaya tersebut juga tidak membuahkan hasil. 

Pada hari keempat pencarian yakni 2 Agustus 2021, JRCC kembali mengerahkan 3 pesawat masing-masing RESCUE660, RESCUE251, dan VH-MXJ. 

Namun, upaya pencarian secara visual dan radar dengan target liferaft seluas 4.300 NM persegi itu juga nihil. 

Pada hari kelima sampai dengan hari ketujuh, sejumlah kapal juga telah dikerahkan di sekitar LKP, namun tim SAR tidak menemukan korban, kapal, atau serpihan KM Bali Permai.

Berdasarkan hasil analisa tim SAR dari Basarnas maupun dari JRCC Australia, ada dua kemungkinan.

Pertama, kapal terbalik dan awak kapal meninggalkan kapal dengan rakit atau tenggelam.

Kedua, kapal meninggalkan LKP dengan tenaga mesin saja setelah alat komunikasi rusak total dan GPS tracking tidak berfungsi. 

Terkait dengan 19 awak kapal, JRCC Australia bersama dokter ahli di bidang survival memberikan 3 penilaian. 

Pertama, jika kapal terbalik dan ABK jatuh ke laut menggunakan lifejacket maka batas waktu bertahan hidup atau selamat, kemungkinannya sangat kecil sampai hari terakhir operasi SAR yakni tanggal 2 Agustus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved