Breaking News:

Berita Semarang

Papi Yunior Rekrut Anak-anak Perempuan Semarang Jadi PSK di Michat Rp 300 Ribu per Jam

Kapolrestabes mengungkapkan, korban yang diperjualbelikan korban berusia antaran 14 tahun hingga 16 tahun.

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat melakukan gelar kasus prostitusi online yang melibatkan pelaku mucikari anak di bawah umur, Dava Tria Ramadhan, Senin (6/9/21). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sepasang kekasih harus berurusan dengan polisi lantaran diduga jadi muncikari.

Mereka adalah Dava Tria Ramadhan (20) dan kekasihnya yang masih di bawah umur berinisial KAB (16).

Dava merupakan warga Plamongansari Blancir, Kelurahan Plamongansari, Pedurungan.

Penangkapan sepasang kekasih itu bermula dari laporan satu di antara orangtua korban yang dipredagangkan pelaku ke Mapolrestabes Semarang, Rabu (1/9) lalu.

Orangtua korban melapor setelah anaknya tidak pulang selama tiga minggu.

"Jadi semacam papi. Bisa dikatakan papi yunior," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Senin (6/9).

Kapolrestabes mengungkapkan, korban yang diperjualbelikan korban berusia antaran 14 tahun hingga 16 tahun.

Menurutnya, mereka diperdagangkan melalui aplikasi Michat.

Kasus terungkap saat pelaku menjual anak di bawah umur di sebuah hotel di Jalan Majapahit.

Pelaku dijerat pasal 76I Jo Pasal 88 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved