Berita Kudus
Ruang Kelas SDN 1 Garung Lor Kudus Rusak, Siswa Masuk Siang
Siswa kelas dua SDN 1 Garung Lor Kudus terpaksa masuk pada siang hari karena terbatasnya ruang kelas.
Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Siswa kelas dua SDN 1 Garung Lor Kudus terpaksa masuk pada siang hari karena terbatasnya ruang kelas.
Berbeda dengan siswa kelas lainnya yang tetap masuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) mulai pagi hari.
Hal itu menyusul rusaknya ruang kelas 3, sehingga terpaksanya 14 orang siswanya dipindahkan ke ruangan kelas dua.
Plt Kepsek SDN 1 Garung Lor, Eni Supriyanti menyampaikan, karena kelas dua dipakai untuk siswa kelas tiga. Maka terpaksa kelas dua masuk siang setelah siswa kelas satu pulang.
"Kelas dua jam pelajarannya pendek, jadi masuk siang setelah kelas satu pulang," jelas dia.
Dia berharap, ruang kelas tiga dapat segera diperbaiki karena renovasinya dilakukan kurang dari dua tahun.
Namun karena dimakan rayap, atap plafon sudah ambrol dan membahayakan siswa yang ada di bawahnya.
"Karena bahaya, plafonnya bisa ambrol sewaktu-waktu. Makanya siswa dipindahkan sementara," jelas dia.
Menurutnya, kerusakan plafon itu sudah terjadi sekitar enam bulan yang lalu.
Selain ruang kelas itu, juga ada kerusakan ruang kepala sekolah dan perpustakaan yang kondisinya tidak bisa dipakai.
Bahkan pada ruang kepala sekolah itu termasuk rusak berat karena sudah disangga menggunakan bambu agar tidak ambrol.
"Kalau ruangan kepala sekolah ini rusaknya sudah dari sekitar tahun 2019 sampai 2020," kata dia.
Sementara itu, Kaila (8) siswa kelas tiga SDN 1 Garung Lor sedih melihat ruang kelasnya rusak sehingga harus pindah ruangan.
"Iya sedih, lihat atapnya dari luar rusak," ucapnya.
Dia berharap, ruang kelasnya bisa segera diperbaiki sehingga dapat belajar kembali ke ruangannya.
"Mudah-mudahan bisa diperbaiki," kata dia. (raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sdn-01-garung-lor-rusak.jpg)