Berita Kudus
Zildhan Santri di Kudus Gemetar Saat akan Divaksin
Vaksinasi yang menyasar santri ini bakal teru berlanjut ke pesantren lain. Asalkan stok vaksin tersedia, pihaknya siap untuk menjalankannya
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ratusan santri Pondok Pesantren El-Fath El-Islami disuntik vaksin Sinovac, Selasa (7/9/2021). Vaksinasi ini merupakan program yang menyasar pesantren dan rumah ibadah.
"Sangat senang bisa divaksin," ujar salah seorang santri, Zildhan Ghifar Nazhuf Mufti.
Sebelumnya dia sempat gemetar sebelum disuntik. Tapi setelahnya, dia merasa lega.
Dia tidak merasakan dampak apa pun setelah vaksin Sinovac itu disuntikkan ke tubuhnya.
"Harapan semoga corona segera hilang. Bisa ngaji, sekolah seperti biasa," katanya.
Vaksinasi ini juga melibatkan Polres Kudus. Kapolres AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, pihaknya menargetkan 500 dosis vaksin untuk santri. 250 dosis disuntikkan kemarin, sisanya disuntikkan hari ini.
Vaksinasi yang menyasar santri ini bakal teru berlanjut ke pesantren lain. Asalkan stok vaksin tersedia, pihaknya siap untuk menjalankannya.
"Insyaallah berkelanjutan ke pesantren yang lain," kata Aditya.
Sementara itu Pengasuh Pesantren El-Fath El-Islma, KH Saaduddin Annasih mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperhatikan pesantren saat pandemi Covid-19 berlangsung.
Sebab, pendidikan di pesantren tidak bisa kalau tanpa tatap muka.
"Tatap muka hal yang tidak bisa dihindarkan," katanya.
Adanya program vaksinasi, sekitar 200 santri yang di pesantren tersebut seluruhnya telah divaksin.
Berhubung dosis yang tersedia 500, maka masih ada sisa. Kata Saaduddin, vaksin diperuntukkan bagi warga sekitar pesantren dan sejumlah santri dari pesantren lain.
"Ada beberapa dari pengasuh di luar pondok kami mengontak kami minta vaksin. Masih ada peluang sehingga kami izinkan," katanya.
Dia berharap dengan adanya vaksinasi kekebalan komunal di antara para santri sudah terbentuk. Sehingga pembelajaran di pesantren bisa berjalan normal seperti semula. (*)