Breaking News:

Berita Karanganyar

Ada Pelonggaran Hajatan di Karanganyar, Boleh Disajikan Banyu Mili dengan Sajian Hiburan Terbatas

Penyelenggaraan kegiatan hajatan mulai ada pelonggaran seiring turunnya zona penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karanganyar menjadi level 3. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Penyelenggaraan kegiatan hajatan mulai ada pelonggaran seiring turunnya zona penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karanganyar menjadi level 3. 

Kasi Penindakan Satpol PP Karanganyar, Agung P menyampaikan, hajatan boleh digelar dengan sistem banyu mili dan menyediakan kursi tamu secara terbatas serta menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu hiburan secara terbatas juga telah diperbolehkan digelar, asalkan siang hari.

Baca juga: Dampak Pandemi di Pati, Banyak Orang Buka Usaha, Ada 14 Ribu UMKM Baru pada Dua Tahun Terakhir

Baca juga: Pria Tanpa Busana Serang Imam Masjid Saat Sholat Maghrib: Ingin Mati Syahid Masuk Surga

Baca juga: Sisi Lain Bupati Banjarnegara, Sering Blusukan ke Desa Terpencil hingga Bangun Jalan di Perbukitan

 "Pelonggaran sudah mulai pekan lalu. Banyu mili, kursi tamu 20 dan boleh hiburan tapi terbatas siang hari," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (8/9/2021). 

Dia menuturkan, terkait pengawasan penyelenggaraan hajatan menjadi kewenangan Satgas Jogo Tonggo, Satgas Covid-19 desa dan kecamatan.

Mereka juga dapat berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat kabupaten dalam hal ini Satpol PP Karanganyar untuk membantu dalam pengawasan. 

Sementara itu, Ketua Seniman Karanganyar (Sekar), Joko Dwi Suranto berharap adanya sosialisasi terkait Inbup terbaru mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

Pasalnya meski sudah ada pelonggaran terkait kegiatan hajatan, ternyata masih kendala terkait perizinan dari pihak pemerintah desa.

Lanjutnya sudah ada beberapa keluhan dari anggota Sekar karena sewa dibatalkan oleh penyelenggara hajatan lantaran terkendala izin. 

Baca juga: Gara-gara Nganggo Masker Bathok Klapa, Sawijine Tukang Parkir ing Bali Kena Push Up Satpol PP

Baca juga: Daftar Identitas 41 Napi Meninggal Terbakar Hidup-hidup di Lapas Tangerang, 2 WNA

Baca juga: Polresta Banyumas Percepat Vaksinasi Massal Warga di Tempat Ibadah

"Minimal dari Pemda menyosialisasikan SE (Inbup) itu sedetail mungkin kepada camat dan camat mengumpulkan lurah (maupun kades) di wilayah masing-masing diberi hasil sosialisasi itu," ungkapnya. 

Setiap kali menerima job atau pekerjaan, pihak Sekar telah meminta kepada anggotanya supaya turut membantu pemerintah menyosialisasikan protokol kesehatan seperti jara jarak dan mengenakan masker saat berlangsungnya hajatan.  

"Jadi sebelum mulai acara mengingatkan prokes," ucapnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved