Breaking News:

Berita Kudus

Di Kudus Ada Guru yang Tidak Mau Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua karena Takut, Bupati Turun Tangan

Terkait larangan mengajar bagi guru yang enggan vaksin dosis kedua, Hartopo berencana akan membuat surat edarannya

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Guru di Kabupaten Kudus yang tidak mau vaksin untuk dosis kedua tidak boleh mengajar.

Begitu kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (8/9/2021), dalam menyikapi ratusan guru yang belum suntik vaksin dosis dua.

Di Kabupaten Kudus terdapat sekitar 300 guru yang belum vaksin dosis dua. Sebagian besar dari mereka merupakan guru sekolah dasar.

Mereka enggan divaksin dosis kedua ditengarai karena takut.

"Berarti dia (guru) belum tahu fungsinya. Kalau tahu, bukan hanya untuk antibodi, tapi perlengkapan sertifikasi masalah administrasi masuk dalam aplikasi lindungi diri," kata Hartopo.

Terkait larangan mengajar bagi guru yang enggan vaksin dosis kedua, Hartopo berencana akan membuat surat edarannya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuno Widada mengatakan, sampai saat ini memang ada guru yang belum vaksin dosis dua.

Ada beberapa alasan, di antaranya karena tensi darah tinggi atau sempat terpapar Covid-19.

Namun, dia juga tidak memungkiri jika terdapat guru yang takut.

"Nanti akan kami oyak-oyak agar berani vaksin. Vaksin pertama berani, masak vaksin kedua tidak berani," kata Harjuno.

Sementara untuk pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas saat ini masih berlangsung. Tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaannya.

Hanya saja, kata Harjuno, perlu ada sedikit pembenahan. Misalnya saja terkait protokol kesehatan di kalangan siswa yang harus senantiasa diingatkan.

"Anak-anak ladang lepas masker," begitu katanya.

Selanjutnya, Hartopo menegaskan bahwa protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM terbatas sebuah keharusan.

Pihaknya telah menyusun prosedur dalam penerapan PTM yang harus ditaati. Di antara isi prosedurnya yakni menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved