Breaking News:

Berita Jepara

Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi dengan KPK, Bupati Jepara: Pemerintahan Bersih Harus Terwujud

Forkompimda Kabupaten Jepara mengikuti rapar koordinasi pemberantasan tindak pidana korupsi dengan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Bupati Jepara Dian Kristiandi (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi pemberantasan tindak pidana korupsi dengan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) di ruang Vidcon Bupati Jepara, Rabu (8/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Forkompimda Kabupaten Jepara mengikuti rapar koordinasi pemberantasan tindak pidana korupsi dengan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) di ruang Vidcon Bupati Jepara, Rabu (8/9/2021).

Bupati Jepara Dian Kristiandi menilai apa yang disampaikan KPK di rakor tersebut bisa memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Jepara, dalam memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Selain itu juga, kata dia, arahan tersebut bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih.

"Ini menjadi catatan bagi seluruh penyelenggara negara kalau dalam menjalankan tugasnya ini harus mengikuti regulasi yang ada," kata pria yang akrab disapa Andi, seusai mengikut vidcon tersebut.

Baca juga: Tiga Anak Asal Jawa Barat Dipekerjakan di Karaoke Tegal, Polisi Jerat Pelaku Perdagangan Anak

Baca juga: Latihan Siang Hari Demi PON, Atlet Voli Pantai‎ Asal Kudus Bersiap Hadapi Cuaca 40 Derajat di Papua

Baca juga: Di Kudus Ada Guru yang Tidak Mau Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua karena Takut, Bupati Turun Tangan

Baca juga: Kronologi 2 Jam Kebakaran di Lapas Tangerang yang Tewaskan 41 Orang, Suara Teriakan dan Kepanikan

Menurut Andi, rapat koordinasi dengan lembaga anti rasuah tadi sekaligus menegaskan sebagai penyelenggara negara jangan sampai menjalankan satu niat yang tidak dibenarkan undang-undang.

Rapat koordinasi itu juga diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan seluruh kepala daerah di Jawa Tengah.

Ganjar juga berpesan kepada semua kepala daerah agar tidak melakukan korupsi. Karena sebagai kepala daerah, tugasnya banyak diawasi oleh aparat hukum.

"Untuk itu, saya mohon jangan main-main," terangnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved